Tak ada pembelaan dari Zdenek Zeman atas penampilan AS Roma kala
berhadapan dengan Juventus. Zeman menilai Juve pantas menang karena
tampil terlalu superior untuk timnya.
Bertandang ke Juventus
Stadium, Minggu (30/9) dinihari WIB, Roma punya ambisi untuk
menghentikan rekor tak terkalahkan Juve. Apalagi I Lupi punya sosok Zeman yang begitu membenci Bianconeri dan juga dibenci oleh tifosi klub asal Turin itu.
Namun
sayangnya penampilan Roma di atas lapangan tak seperti yang diharapkan
Zeman. Bermain terlalu terbuka dan tak menghiraukan pertahanan membuat
mereka harus tertinggal 0-3 di 20 menit pertama.
Sempat memperkecil keadaan di babak kedua lewat penalti Pablo Osvaldo, akhirnya Roma harus kalah 1-4 setelah Sebastian Giovinco mencetak gol di masa injury time.
Menurut statistik Soccernet, Juve menguasai 53 persen ball possesion dengan menciptakan 20 peluang dengan delapan on goal. Sementara Roma "cuma" 12 kali dengan tiga mengarah ke gawang.
Maka wajar jika Zeman menyebut Juve terlalu tangguh untuk Roma dan
membuat timnya tak mampu mengembangkan permainan selama 90 menit.
"Kami mencoba memainkan permainan kami namun tidak bisa. Juventus jelas lebih superior sepanjang laga," ujar Zeman di Football Italia.
"Kami
tidak bertahan atau menyerang secara efektif, jadi kami selalu berada
di bawah tekanan. Masalahnya adalah menemukan gaya bermain, karena jika
kami tidak bertahan secara bersama-sama maka ada celah yang tercipta dan
tim bisa terpecah belah, sambungnya.
"Hal yang sama terjadi jika
kami tidak cepat memainkan bola. Kami sedang berusaha memperbaikinya
tapi kami sangat buruk di laga itu. Kebobolan tiga gol dalam waktu tujuh
menit akan membuat siapa pun down."
"Ketika saya
melihat tim saya bermain dengan cara saya, lalu saya baru bisa
memberikan komentar. Tapi malam ini saya tidak melihat hasil latihan
kami. Mungkin Juventus terlalu menakutkan jadi kami tidak mampu
mengekspresikan ide kami," pungkas Zeman.
No comments:
Post a Comment