Saturday, 20 October 2012

MU Menang, Fergie Puji Trio Penyerangnya

Kemenangan Manchester United atas Stoke City tak lepas dari peran trio penyerangnya: Wayne Rooney, Robin van Persie, dan Danny Welbeck. Sir Alex Ferguson pun tak lupa memberikan pujian kepada mereka.

Rooney mencetak dua gol, sementara Van Persie dan Welbeck sama-sama mencetak satu gol dalam laga yang dihelat di stadion Old Trafford, Sabtu (20/10/2012) malam WIB. MU pun meyudahi pertandingan dengan skor 4-2 dan tetap mempertahankan jarak empat poin untuk mengejar Chelsea.

Fergie menyebut, ketiga pemain tersebut bisa bermain fleksibel. Pergerakan mereka di lini depan jugalah yang menjadi awal dari keempat gol The Red Devils.

"Mereka (Rooney, Van Persie, Welbeck) memiliki peran yang fleksibel dalam pertandingan ini dan kemenangan tim berasal dari pergerakan mereka. Jika kami dapat memahami pergerakan mereka, maka akan menjadi keuntungan untuk tim," ujar Fergie seperti dilansir BBC.

Selain memuji trio penyerangnya, Fergie juga turut mengomentari comeback timnya, yang mana kerap terjadi dalam laga kandang musim ini. Pada laga tersebut, MU tertinggal 0-1 lebih dulu setelah Rooney melakukan gol bunuh diri.

"Dalam beberapa pertandingan musim ini, kami memulai laga dengan mengerikan. Ketika kami melakukan hal tersebut, kami kemudian memainkan sepakbola yang cemerlang. Saya terkesan dengan performa kami setelah 20 menit pertama."

Tekuk Napoli 2-0, Juve Masih Belum Terkalahkan

Duel di Juventus Stadium antara dua tim teratas Seri A saat ini dimenangi Juventus. Sang tuan rumah menang dua gol tanpa balas atas Napoli dan jadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan sampai saat ini.

Pada laga yang berlangsung Minggu (21/10/2012) dinihari WIB, Juve tampil dengan mengandalkan Sebastian Giovinco dan Fabio Quagliarella di lini depan. Sementara, Napoli mengandalkan Edinson Cavani dan Goran Pandev, sedangkan Lorenzo Insigne duduk di bangku cadangan.

Dalam catatan yang dilansir oleh Soccernet, Napoli tampil sedikit mendominasi penguasaan bola; 51:49. Namun, Juve lebih banyak melepaskan tembakan; 14:4. Namun, hanya lima tembakan Juve yang mengarah tepat sasaran.

Pada 10 menit pertama, Juve sudah mendapatkan peluang melalui Arturo Vidal dan Giorgio Chiellini. Namun, tendangan keduanya masih meleset dari sasaran.

Napoli tak mau kalah. Mereka membalas. Cavani kemudian mendapatkan peluang di menit ke-27. Sial baginya, tendangannya masih menerpa mistar gawang.

Di penghujung babak pertama, tendangan Claudio Marchisio dari luar kotak penalti juga belum membuahkan hasil. Sepakannya masih bisa dihalau. Sedangkan tendangan Gokhan Inler di sisi seberang juga sama-sama belum berujung jadi gol.

Skor 0-0 terpampang ketika kedua tim turun minum.

Juve masih terus menekan di babak kedua. Kwadwo Asamoah sempat mendapatkan peluang di menit ke-48, tapi kembali bernasib sama seperti peluang-peluang Juve sebelumnya. Begitu juga dengan peluang dari Giovinco tak lama setelahnya.

Ketika pertandingan memasuki menit ke-60, Juve mulai melakukan pergantian.

Quagliarella digantikan Alessandro Matri. Selanjutnya, berturut-turut, Arturo Vidal digantikan oleh Paul Pogba dan Asamoah digantikan oleh Martin Caceres. Pogba dan Caceres kemudian menjadi pemecah kebuntuan dari tuan rumah.

Pada menit ke-80, Juve mendapatkan sebuah sepak pojok. Tendangan yang dieksekusi oleh Andrea Pirlo itu disambut dengan sundulan oleh Martin Caceres. Gol! Dan Caceres pun berlari ke arah tribun untuk merayakannya. Salah satu ikon Juve, Pavel Nedved, juga tampak bersorak merayakan gol itu dari tribun.

Tak butuh waktu lama bagi Juve untuk menggandakan keunggulan. Semenit berselang, Pogba menyambar bola hasil buangan bek Napoli dengan tendangan voli kaki kiri. Tendangan itu mengarah ke pojok bawah gawang Napoli dan Morgan De Sanctis tak mampu menjangkaunya.

Tertinggal dua gol, Walter Mazzarri kemudian mencoba untuk tampil menekan. Ia kemudian memasukkan Insigne untuk menggantikan Alessandro Gamberini. Tetapi, sampai akhir laga, skor 2-0 untuk Juve tetap tidak berubah.

Kemenangan ini memperkokoh posisi Juve di puncak klasemen. Dari delapan laga, mereka mengoleksi tujuh kemenangan dan satu hasil imbang. The Old Lady kini mengoleksi 22 poin, unggul tiga angka atas Napoli yang berada di posisi kedua.

Khusus bagi Napoli, ini adalah kekalahan pertama mereka di Seri A musim ini.

Susunan Pemain

Juventus: Storari; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Marchisio, Pirlo, Vidal (Pogba 75), Asamoah (Caceres 77); Quagliarella (Matri 60), Giovinco.

Napoli: De Sanctis; Campagnaro, Cannavaro, Gamberini (Insigne 84); Maggio, Inler, Behrami (Dzemaili 87), Zuniga; Hamsik; Pandev, Cavani.

Karanka Puji Pertahanan Madrid

Di tengah badai cedera yang menimpa para beknya, Real Madrid sukses meraih kemenangan atas Celta Vigo. Lini pertahanan "dadakan" Los Blancos pun mendapat pujian dari asisten pelatih Aitor Karanka.

Selepas jeda internasional lalu, Madrid kehilangan tiga pemain andalannya di lini pertahanan yakni Marcelo, Fabio Coentrao dan Alvaro Arbeloa. Yang terparah adalah Marcelo yang mendapat patah tulang metartasal dan harus istirahat selama tiga pekan.

Jadilah Madrid tak mempunyai bek sayap murni saat meladeni Celta di Jornada 8, Sabtu (20/10) malam WIB. Kondisi ini memaksa Jose Mourinho memasang gelandang bertahan Michael Essien serta bek sentral Raphael Varane di posisi tersebut.

Eksperimen itu pun berjalan sukses karena sepanjang laga gawang Iker Casillas hanya satu kali dibiarkan menerima shot on goal yakni dari sundulan Park Chu-Young. Sementara sisanya selalu kandas duluan di kaki Sergio Ramos atau Pepe.

Alhasil Madrid menang 2-0 dan masuk ke barisan empat besar klasemen, di posisi ketiga dengan 14 poin dari delapan laga berlalu. Performa lini pertahanan di laga itu pun menuai pujian dari Karanka yang menggantikan posisi Mourinho saat menjalani sesi jumpa pers usai laga.

"Seperti yang pelatih bilang usai apa yang terjadi selama sepekan ini, dia tahu betul mana pemain yang akan diturunkan," ujar Karanka di situs resmi klub.

"Back four bermain sangat baik. Celta hanya punya satu sundulan di akhir laga dan lini pertahanan bermain sangat baik. Sergio (Ramos) tahu posisinya; Rafa (Varane) bermain baik ketika dia dipercaya main serta Pepe yang selalu tahu apa yang harus dilakukannya."

Allegri Lihat Sisi Positif dari Kekalahan

AC Milan belum berhasil memperbaiki performanya di Serie A musim ini setelah kalah dari Lazio. Kendati demikian, pelatih Massimiliano Allegri mencoba melihat sisi positif kekalahan timnya tersebut.

Berlaga di Stadion Olimpico, Minggu (21/10/2012) dinihari WIB, Rossoneri kalah tipis 2-3 dari tuan rumah. Tiga gol Lazio dicetak Hernanes, Antonio Candreva, dan Miroslav Klose. Sementara Milan memperkecil kedudukan melalui Nigel de Jong dan Stephan El Shaarawy. Kekalahan ini membuat Milan masih berada di posisi 11 klasemen sementara Serie A dengan nilai 7.

Kalah lima kali dalam delapan laga awal adalah catatan buruk. Catatan tersebut adalah rekor start terburuk Rossoneri yang sebelumnya hanya pernah terjadi pada musim 1930/1931, 1938/1939, dan 1941/1942.

"Kami mencoba untuk mengontrol jalannya pertandingan tanpa membiarkan diri kami terancam serangan balik Lazio. Sementara itu, kami juga berusaha menciptakan peluang di lini depan. Tapi, Lazio melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan dengan baik," ujar Allegri di Football Italia.

"Malam ini kami menciptakan beberapa peluang dan bekerja keras, jadi saya kira ada beberapa hal positif yang dapat diambil dari pertandingan ini. Kami membayar mahal dari dua shots on goal yang hanya bisa didapatkan Lazio di babak pertama."

Bagi Allegri, kekalahan ini membuat posisinya di San Siro semakin terpojok. Kendati demikian, pelatih 45 tahun tersebut masih santai menanggapi tekanan yang datang.

"Seorang pelatih akan selalu berada dalam tekanan, tetapi hal tersebut normal saja. Kami harus kembali bangkit di klasemen."

Petkovic Minta Lazio Tetap Membumi

Kemenangan Lazio atas AC Milan tak kemudian membuat pelatih Vladimir Petkovic mau membahas peluang timnya meraih scudetto. Petkovic meminta Biancoceleste untuk tetap membumi.

Menjamu Milan di Stadion Olimpico, Minggu (21/10/2012) dinihari WIB, Lazio tampil impresif di awal. Mereka melesat dan unggul 3-0 berkat gol Hernanes, Antonio Candreva, dan Miroslav Klose.

Setelah itu, Milan yang tersengat kemudian bangkit. Rossoneri bisa membalas, tapi cuma dua kali lewat Nigel de Jong dan Stephan El Shaarawy. Lazio pun menang 3-2.

Berkat kemenangan ini, Lazio masih terus menguntit Juventus dan Napoli di papan klasemen sementara Seri A. Mereka mengoleksi 18 poin dari delapan pertandingan, terpaut empat poin dari Juve dan satu dari Napoli.

Meski timnya tetap konsisten di papan atas, Petkovic tak mau berpikir terlalu jauh, apalagi soal scudetto. Menurutnya, timnya masih punya banyak kekurangan.

"Ambisi kami tetap sama karena kemenangan ini tak mengubah apa pun," ucap Petkovic di Football Italia.

"Scudetto? Fans punya hak untuk memikirkan itu, tapi kami harus tetap menjejakkan kaki kami di bumi," lanjutnya.

"Kita sudah melihat apa yang terjadi saat kami unggul 3-0. Setelah kebobolan gol pertama, kami berhenti bermain. Kami juga lelah, Milan memberikan tekanan kepada kami dan kami kebobolan gol-gol yang harusnya bisa kami cegah. Gol Nigel de Jong terjadi karena tembok pertahanan tak berada pada posisi yang pas," jelas pria asal Bosnia ini.

Kekalahan dari Juve Jadi Bahan Evaluasi untuk Partenopei

Napoli tidak tampil dalam penampilan terbaiknya saat dikalahkan Juventus. Partenopei pun diminta untuk melakukan evaluasi atas kekalahannya tersebut.

Berkunjung ke Juventus Stadium, Sabtu (20/10/2012), Napoli pulang dengan tangan hampa. Mereka takluk 0-2 dari tim tuan rumah.

"Kami perlu merenungkan hasil ini dan juga melupakannya, karena ini akan membuat kami marah dan cuma ditentukan oleh sebuah sepak pojok," ungkap gelandang Napoli, Marek Hamsik, di Football Italia.

Hamsik menambahkan, timnya membuat kesalahan karena membiarkan Juve memaksimalkan sedikit peluang yang ada. Sementara itu, mereka sendiri tak begitu tajam saat menyerang.

"Kami datang ke sini bukan untuk mencari hasil imbang, tapi Anda tak boleh memberi kesempatan seperti itu kepada Juventus," katanya.

"Kami tampil bagus di lini pertahanan, tapi tak membuat banyak peluang dan kalau mau adil Juve pun tak melakukannya.," ujar pemain asal Slovakia ini.

"Sulit untuk mengawal Andrea Pirlo, tapi harusnya kami berbuat lebih dalam penyerangan. Kami tak membuat serangan balik yang berbahaya seperti biasanya," kata dia.

Wenger: Performa Arsenal Mengecewakan

Manajer Arsenal Arsene Wenger mengakui penampilan skuadnya buruk sehingga dipaksa mengakui keunggulan Norwich City. Disebut Wenger, penyebab kekalahan Arsenal karena lini depan yang tumpul.

Dalam pertandingan di Carrow Road yang berakhir Minggu (21/10/2012) dinihari WIB, The Gunners takluk 0-1 melalui gol tunggal yang dibuat oleh Grant Holt di menit 20.

Padahal Arsenal tampil jauh lebih dominan. Thomas Vermaelen dkk. memiliki penguasan bola dengan perbandingan 72:38 dan 14 tembakan berbanding tujuh milik The Canaries.

Akan tetapi, di sisa waktu yang ada Arsenal tidak mampu melahirkan gol balasan bahkan peluang-peluang yang diciptakan tak terlalu berbahaya justru sering kerepotan dalam mengantisipasi serangan balik lawan.

"Norwich punya pertahanan yang bagus, fokus dan berkomitmen. Kami banyak menguasai bola tapi tidak banyak menciptakan peluang dari itu, yang merupakan performa mengecewakan," sungut Wenger seperti dikutip dari situs resmi klub.

"Saya pikir kami sedikit kurang tajam. Kami kehilangan apa yang membuat sukses di level teratas, yaitu fokus penuh dan mereka (Norwich) lebih tajam dari kami."

Kiper Vito Mannone salah mengantisipasi bola dan jatuh di jalur Holt dan mudah saja bagi dia membuat gol yang menjadi pembeda di laga ini. Wenger sendiri tak menyalahkan siapapun atas kekalahan ini.

"Kami tidak menyalahkan (kami) membuat banyak kesalahan hari ini. Kami harus melupakan ini dan memahampi bahwa kami tidak cukup bagus dan sadar kalau ini di bawah standar."

"Sikap tim sungguh bagus tapi tidak di level yang seharusnya kami hasilnya hingga sekarang ini untuk kali pertama mereka tampil di bawah standar," kata pria asal Prancis itu.

Lazio Tekuk Milan 3-2

Lazio berhasil memetik kemenangan penting dalam lanjutan Seri A. Menghadapi AC Milan di kandang sendiri, Gli Aquilotti menang tipis dengan skor 3-2 atas tamunya itu.

Berlaga di Stadion Olimpico, Minggu (21/10/2012) dinihari WIB, Lazio lebih dulu memimpin 3-0. Gol-gol mereka dicetak oleh Hernanes, Antonio Candreva, dan Miroslav Klose.

Tertinggal jauh tak membuat Milan begitu saja menyerah. Lewat kerja keras, Il Diavolo Rosso berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 berkat gol Nigel de Jong dan Stephan El Shaarawy.

Meski begitu, usaha Milan untuk menyamakan skor tak berhasil. Lazio pun menang 3-2.

Dengan hasil ini, Lazio tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 18 poin dari delapan pertandingan, terpaut empat poin dari Juventus dan satu poin dari Napoli. Milan juga tetap di urutan ke-11 dengan tujuh poin.

Jalannya pertandingan

Milan mendapatkan peluang saat laga memasuki menit keenam lewat tendangan jarak jauh De Jong. Tapi, arah bola masih menyamping.

Tim tuan rumah memecahkan kebuntuan pada menit ke-25. Hernanes menunjukkan aksi menawan saat mengelabui Daniele Bonera dan kemudian melepaskan tembakan lambung yang bersarang di gawang Milan.

Berselang semenit, Milan nyaris langsung menyamakan skor. Tendangan El Shaarawy sudah melewati kiper Albano Bizarri, tapi Andre Dias berhasil membendung laju bola ke gawang kosong.

Lazio menggandakan keunggulannya pada menit ke-41 lewat gol spektakuler Candreva. Menggiring bola dari lini tengah, Candreva melepaskan tembakan jarak jauh yang menghujam pojok gawang Marco Amelia.

Babak kedua baru berjalan empat menit, Milan kebobolan lagi. Memanfaatkan umpan matang Candreva dari sayap kanan, Klose yang tak terkawal di kotak penalti dengan mudah menaklukkan Amelia lewat tembakan kaki kanannya.

Alexandre Pato nyaris mencetak gol untuk Milan di menit ke-56. Namun, sundulannya meneruskan sebuah sepak pojok masih melenceng dari sasaran.

Milan akhirnya bisa memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit ke-61. Berawal dari tendangan bebas mendatar Urby Emanuelson, De Jong mampu membelokkan arah bola dan menjebol gawang Lazio.

Peluang yang didapat Hernanes pada menit ke-71 belum berujung gol. Tendangan gelandang asal Brasil itu bisa dimentahkan oleh Amelia.

Pertandingan jadi makin seru setelah Milan mencetak gol kedua pada menit ke-79. El Shaarawy melewati Abdoulay Konko dan mengakhiri aksinya dengan tembakan kaki kanan ke tiang jauh tanpa bisa dijangkau Bizzarri.

Di sisa waktu, keinginan Milan untuk memburu gol penyama tak kesampaian. Mereka tetap kalah 2-3.

Susunan pemain
Lazio: Bizzarri; Konko, Biava, Dias; Lulic, Ledesma, Candreva (Brocchi 83'), Gonzalez (Cana 72'); Hernanes, Mauri (Cavanda 58'); Klose

Milan: Amelia; Abate, Bonera, Yepes, Antonini (Krkic 85'); De Jong, Nocerino (Pato 51'), Montolivo; Boateng (Emanuelson 46'); El Shaarawy, Pazzini

Bayern Cetak Sejarah, Heynckes Puas

Bayern Munich mencetak sejarah dengan kemenangan 5-0 atas Fortuna Duesseldorf. Atas keberhasilan yang ditorehkan oleh timnya, Jupp Heynckes pun senang bukan kepalang.

Bayern menang lima gol tanpa balas dalam laga yang dihelat di ESPRIT Arena, Sabtu (20/10/2012) malam WIB. Catatan ini membuat Bayern menjadi tim pertama dalam sejarah Bundesliga yang mampu membuka kompetisi dengan delapan kemenangan beruntun.

"Ini adalah permainan terbaik kami musim ini. Jelas saya puas," ucap Heynckes seperti dilansir Reuters.

Bayern membuka keunggulan melalui gol Mario Mandzukic usai memanfaatkan assist Franck Ribery. Luis Gustavo kemudian menggadakan keunggulan menjadi 2-0. Pada babak kedua, Die Roten sukses menambah tiga gol melalui Thomas Mueller (dua gol) dan Rafinha.

"Kami memainkan sepakbola yang luar biasa dari menit pertama sampai menit terakhir."

"Setiap pemain membantu pemain lainnya. Kami sungguh tampil luar biasa," ucap Heynckes.

Thursday, 11 October 2012

Arsenal Takkan Buru-buru Mainkan Wilshere-Sagna

Setelah cedera panjangnya, Jack Wilshere akhirnya kembali merasakan atmosfer pertandingan di atas lapangan hijau, begitu juga Bacary Sagna. Kini Arsenal menunggu mereka untuk bermain lagi di level sebenarnya.

Meski hanya sebatas laga U-21 melawan Reading awal pekan ini, namun tampilnya Wilshere sudah membawa angin segar bagi Arsenal yang 14 bulan menunggu kembalinya gelandang 20 tahun tersebut.

Setelah didera serangkaian cedera di lutut maupun kaki, Wilshere tentu sudah "gatal" ingin merasakan ketatnya persaingan di level top, baik di Premier League mau pun Liga Champions.

Namun, demi mengembalikan kebugarannya tentu Arsenal serta Arsene Wenger akan berhati-hati untuk memainkan Wilshere lagi. Isunya laga Piala Liga Inggris akhir Oktober ini akan jadi momen kembalinya ayah satu anak itu.

Tak hanya Wilshere, Arsenal juga mendapat kabar positif lainnya terkait kondisi Sagna yang kini sudah pulih dan juga bermain di laga antar tim U-21 kemarin. Bek asal Prancis itu sudah absen selama lima bulan akibat patah kaki Mei lalu. Cedera sama yang menimpanya tahun lalu.

Sama seperti rekannya itu, Sagna pun sepertinya enggan buru-buru untuk kembali ke first team dan menunggu kesiapan fisiknya secara sempurna agar tidak lagi mendapat cedera.

"Saya sudah menunggu ini selama lima bulan. Ketika Anda mendapat cedera berat, Anda akan menerimanya. Tapi rasanya sulit jika Anda mengalaminya lagi," ujar Sagna seperti dilansir Daily Mail.

"Saya sungguh sedih, tapi keesokan harinya saya siap untuk tantangan baru, di mana untuk kembali lebih kuat. Saya belum tahu kapan kembali -- keinginan saya hanya bisa siap lagi untuk tampil bersama tim."

Vidic Tutup Pintu Keluar dari MU

Penampilan Nemanja Vidic yang cenderung menurun akibat cedera membuat masa depannya dispekulasikan. Namun, sang agen menegaskan jika masa depan Vidic adalah tetap berada di Manchester United.

Vidic dalam setahun terakhir didera dua cedera parah pada lututnya. Setelah absen panjang akibat cedera di bulan Desember 2011, kini Vidic sedang istirahat selama dua bulan usai menjalani operasi di tempat yang sama.

Ditambah cedera betis yang menderanya di awal musim 2011/2012, Vidic cuma tampil 15 kali selama 14 bulan terakhir. Dengan umurnya yang menginjak 31 tahun 21 Oktober nanti, boleh jadi performa bek asal Serbia itu tak lagi seperti 2-3 musim lalu.

Maka ada rumor menyebut jika Vidic akan dilepas MU di bursa transfer, minimal di bulan Januari mendatang. Adalah Barcelona serta Juventus yang diberitakan berminat mendatangkan eks pemain Spartak Moskow itu.

Terkait hal itu, agen Vidic yang bernama Silvano Martina membantah keras hal tersebut dan menuturkan jika kliennya tetap setia pada kontraknya bersama The Red Devils yang akan habis sekitar tahun 2015-206.

Fokusnya Vidic saat ini adalah pemulihan total cederanya untuk segera kembali bermain bersama MU di sisa musim ini.

"Vidic tidak bermain saat ini karena dia baru menjalani operasi. Jadi yang dia pikirkan hanyalah soal penyembuhan dan bukan bursa transfer," tegas Martina seperti dilansir Sky Sports.

"Juventus sudah tidak ada lagi kuota pemain non-Eropa musim ini dan sepertinya tidak akan menawar Vidic. Saya bisa katakan tidak akan ada tawaran dari mereka," sambungnya.

"Vidic sudah menjadi bagian dari klub top dan tidak ada negosiasi dengan Juventus atau Barcelona."

Gordon Banks: Fergie Akan Menyesal Tak Kontrak Hart

Mantan kiper timnas Inggris, Gordan Banks, menyebut Manchester United tak punya kiper yang benar-benar hebat saat ini. Karenanya, Sir Alex Ferguson akan menyesali keputusan tidak mengontrak Joe Hart.

Fergie beberapa waktu lalu mengungkapkan kalau dirinya pernah punya kesempatan mengontrak Joe Hart. Momen itu terjadi beberapa tahun lalu, saat Hart belum dibeli Manchester City dan harganya cuma 600.000 pounsterling.

Disebut Gordon Banks, Fergie dipastikan akan menyesali keputusan tidak membeli Hart. Selain karena dia kini tampil sangat baik bersama The Citizens, MU saat ini juga tidak punya penjaga gawang yang benar-benar mumpuni dalam diri David De Gea dan Anders Lindegaard.

"Saya tidak yakin dengan dua kiper yang kini dipunya MU, sama sekali tak yakin. Sir Alex Ferguson bisa punya kiper yang lebih baik dibanding dua orang itu. Saya yakin dia (Fergie) berharap bisa mendatangkan Joe (Hart), yang kini merupakan kiper terbaik Inggris dan unggul sangat jauh serta bisa menjadi yang terbaik di dunia," sahut Banks seperti diberitakan DailyMail.

Hart banjir sanjungan menyusul performa mantapnya bersama City. Setelah mengantar The Citizens jadi juara Premier League musim lalu, dia banyak membuat penyelamatan penting di awal musim ini, termasuk saat menghalau serbuan Borussia Dortmund di ajang Liga Champions tengah pekan kemarin.

"Dia membuat penyelamatan-penyelamatan luar biasa untuk Manchester City, sementara kiper MU terlihat seperti mereka bisa kecolongan gol penting. Jika Anda punya kiper hebat, maka pekerjaan empat pemain belakang akan lebih mudah. Di jaman saya, manajer selalu membangun tim dengan lebih dulu membentuk lini belakang yang kuat," lanjut kiper Inggris saat menjuarai Piala Dunia 1966 itu.

Hart tak tergantikan di skuat City dan timnas Inggris saat ini. Sementara di sisi lain De Gea dan Lindegaard justru terkena kebijakan rotasi dari Fergie.

Terry Seharusnya Dapat Hukuman yang Sama seperti Suarez

 

'Terry Seharusnya Dapat Hukuman yang Sama seperti Suarez'

Rossi Finza Noor - detikSport
Kamis, 11/10/2012 08:19 WIB
Browser anda tidak mendukung iFrame
Hukuman sebesar empat laga yang dijatuhkan kepada John Terry dinilai kurang. Kapten Chelsea itu disebut layak untuk mendapatkan hukuman yang sama seperti Luis Suarez.

Suarez mendapatkan hukuman skorsing delapan laga setelah diputuskan bersalah karena melontarkan kalimat bernada rasis kepada Patrice Evra. Sementara, Terry mendapatkan hukuman empat laga dan denda sebesar 220.000 poundsterling.

Dalam penjelasannya, FA memberikan hukuman empat pertandingan lantaran Terry hanya satu kali mengucapkan hinaan rasis itu kepada Anton Ferdinand. Sementara, Suarez melakukannya berkali-kali.

Keputusan tersebut, dinilai oleh mantan chairman FA, Lord Triesmann, tidak tepat. Ia menyebut, alasan itu tidak masuk akal dan sudah seharusnya hukuman mereka sama.

"Keputusannya bisa saja demikian jika Anda mengacu pada alasan yang sudah mereka utarakan. Tapi, saya tidak melihatnya demikian," ucapnya seperti dilansir Guardian.

"Dia (Terry) memiliki waktu untuk melakukan banding. Menurut pendapat saya, lebih masuk akal jika dia meminta maaf dan menerima bahwa itu memang bukan perilaku yang bagus."

"Saya tidak percaya bahwa pada masa sekarang orang-orang menilai hal itu oke-oke saja dan tidak perlu meminta maaf. Terutama kepada pemain lainnya."

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pemain Sepak Bola Profesional (PFA) Clarke Carlisle juga mengatakan sanksi terhadap Terry membuat posisi tegas Asosiasi Sepak Bola Inggris dalam menangani rasisme dipertanyakan.

Carlisle ketika itu juga membandingkan hukuman Terry dengan Suarez. "Mengganjar masalah itu dengan larangan bertanding empat kali membuat hal itu dipertanyakan," kata Carlisle.

Dzeko Akan Terus Perjuangkan Tempatnya di City

Terus dispekulasikan masa depannya karena kerap tak mendapat tempat di tim inti, tak membuat Edin Dzeko ingin meninggalkan Manchester City. Namun, sekali lagi Dzeko menyatakan kesetiaannya untuk tetap berjuang di The Citizens.

Sejak dibeli dari Wolfsburg pada Januari 2011 lalu, Dzeko memang kurang mendapat banyak kesempatan bermain. Ia kalah bersaing dari Carlos Tevez dan Mario Balotelli serta Sergio Aguero yang datang musim lalu.

Meski begitu Dzeko tetap tampil tajam dan musim lalu ia punya 19 gol dari 42 penampilan di seluruh kompetisi. Tapi dengan kualitas yang dimiliki striker Bosnia Herzegovina itu, bangku cadangan bukanlah tempat terbaik.

Maka wajar jika masa depannya terus diusik dan diberitakan ia akan hengkang dari Etihad Stadium menuju Seri A untuk bergabung dengan AC Milan atau Juventus. Apalagi baru-baru ini Roberto Mancini seperti ingin mendatangkan Radamel Falcao dari Atletico Madrid setelah tertangkap menonton pertandingan tim asal ibukota Spanyol itu.

Namun, fakta yang ada sekarang tak membuat Dzeko patah arang dan menegasan akan terus memperjuangkan tempatnya di tim inti City. Baginya mencetak gol dan memberi kemenangan lebih penting dari mengurusi rumor-rumor yang beredar saat ini.

"Setiap saya melihat surat kabar, seperti yang sudah saya lihat sebelumnya ada cerita yang mengatakan saya akan meninggalkan City atau aku ingin pergi. Tapi saya tidak pernah mengatakan cerita itu tidak datang dari saya," ujar Dzeko seperti dilansir Soccernet.

"Saya selalu ingin tetap berada di City dan memperjuangkan tempat saya. Motto saya selalu 'Jangan pernah menyerah'. Saya harap fans City yang selalu memberi dukungan fantastis pada saya bisa melihat saya mencetak gol-gol penting untuk tim dan itulah yang ingin saya lakukan."

Musim ini Dzeko sudah tampil tujuh kali di seluruh kompetisi dan membuat empat gol.

Cedera 'Bantu' Rooney Capai Kebugaran Terbaik

Wayne Rooney sempat absen selama sekitar sebulan karena mengalami cedera. Tapi, setelah pulih, penyerang Manchester United itu justru merasa mencapai level kebugaran yang lebih baik daripada sebelum cedera.

Akhir Agustus silam, Rooney terpaksa ditandu keluar lapangan saat membela MU dalam laga kontra Fulham. Pahanya sobek setelah terkena pul sepatu Hugo Rodallega.

Pemain berumur 26 tahun itu baru comeback di laga Piala Liga Inggris melawan Newcastle United, akhir September. Sejak saat itu, dia selalu tampil di tiga laga berikutnya yang dijalani The Red Devils.

Meski belum lama pulih dari cedera, Rooney justru merasa kini dia sangat bugar. Kebugarannya bahkan lebih baik dibandingkan di awal-awal musim.

"Saat saya kembali ke pramusim, saya tidak kehilangan bentuk performa," ucap Rooney seperti dikutip ESPN Star.

"Saya mungkin tidak sebugar biasanya, apakah itu karena saya tak punya waktu untuk berlatih saya tidak tahu," tambahnya.

"Saya kemudian cedera, tapi saya sudah bekerja keras," kata mantan pemain Everton ini.

"Jujur saja, mengalami cedera mungkin membantu saya untuk mencapai kebugaran. Saya merasa baik, saya merasa fit, saya merasa siap untuk diturunkan dan bermain," ujar Rooney.

Vidal Ingin Akhiri Karier di Juve

Meskipun belum lama membela Juventus, Arturo Vidal merasa sangat bahagia. Maka dari itu, pesepakbola internasional Chile ini tak ragu untuk menghabiskan kariernya bersama Bianconeri.

Vidal diangkut ke Turin pada 2011 dari usai meninggalkan klub Jerman Bayer Leverkusen, tim yang dibelanya selama empat musim dengan biaya sekitar 10,5 euro.

Debut musim Vidal di Italia berjalan sukses. Ia mendapat satu tempat reguler di skuad Juve dan mampu mengantar timnya menjadi juara Serie A 2011/12 dengan rekor tidak terkalahkan.

Berkat performa vitalnya buat La Vecchia Signora, Vidal tidak jarang dikait-kaitkan dengan beberapa klub top Eropa seperti Paris St. Germain, Manchester City ataupun Real Madrid.

Akan tetapi, Vidal sudah terlanjur betah di Turin. Ia mengaku tidak pernah berpikir untuk mencoba peruntungannya di Inggris ataupun Spanyol.

"Aku tidak memikirkan hal itu," ucap pesepakbola 25 tahun ini dalam wawancaranya dengan situs resmi FIFA.

"Aku ulangi aku sangat bahagia berada disini dan jika aku harus menghabiskan sisa karierku disini maka aku akan melakukannya dengan senang hati," imbuh Vidal.

Buffon Soal Kans Juve Pertahankan Scudetto

Gianluigi Buffon bicara soal peluang Juventus mempertahankan scudetto yang mereka raih di musim lalu. Buffon juga menyebut beberapa klub yang dinilainya punya potensi sebagai pesaing untuk gelar juara.

Juve keluar sebagai juara Seri A musim lalu. 'Si Nyonya Tua' merengkuh scudetto dengan catatan tak terkalahkan selama satu musim.

Memasuki musim 2012/2013, Juve masih melanjutkan performa impresif mereka. Sebagai juara bertahan, Bianconeri memulai musim ini dengan baik. Enam kemenangan dan satu hasil imbang yang dicatat Juve di tujuh laga perdana Seri A menempatkan mereka di puncak klasemen.

Meski musim lalu Juve punya musim yang bagus, Buffon optimistis timnya masih akan terus berkembang. Karena itu, dia yakin Juve akan tetap berada di jalur scudetto hingga akhir musim nanti.

"Juve melanjutkan perjalanan yang kami mulai 18 bulan yang lalu. Pihak manajemen sudah menguatkan skuat dan adil untuk mengatakan bahwa kami akan menjadi penantang scudetto sampai Mei," ujar Buffon seperti diwartakan Football Italia.

Buffon kemudian menyebut sejumlah klub yang menurutnya akan jadi pesaing Juve untuk gelar juara Seri A musim ini. Penjaga gawang internasional Italia itu menilai Napoli, Lazio, dan Inter Milan sebagai tim yang berpotensi menjadi ancaman bagi Bianconeri dalam perebutan scudetto.

"Napoli punya pelatih hebat dan memainkan sepakbola yang berarti mereka tetap berada di level kompetitif. Fakta bahwa mereka tidak bermain di Liga Champions saya pikir akan membantu mereka."

"Lazio juga bekerja dengan baik. Mereka punya pelatih cerdas yang sejalan dengan waktu. Inter juga sudah meremajakan timnya dan di jalur yang tepat. Mereka bisa di atas sana dan jadi ancaman," kata Buffon.

Cannavaro Waspadai Ancaman Giovinco

Napoli akan dijamu Juventus di giornata 8 Seri A. Menatap laga itu, bek Partenopei, Paolo Cannavaro, mengaku bakal mewaspadai ancaman dari striker mungil Bianconeri, Sebastian Giovinco.

Giovinco menunjukkan diri sebagai striker yang tajam saat memperkuat Parma musim lalu. Turun sebanyak 36 kali, pemain berjuluk 'Semut Atom' itu mengemas 15 gol.

Ketajaman itu juga masih tampak saat Giovinco memperkuat Juve musim ini. Ia sudah menyumbang tiga gol ditambah sumbangan tiga assist saat dipercaya bermain sebanyak enam kali di Liga Italia.

Cannavaro yang mengetahui potensi yang dimiliki oleh Giovinco itu lantas mengakui bahwa pemain La Vecchia Signora bernomor punggung 12 itu menjadi pemian yang ia takuti menjelang laga di Juventus Stadium, 20 Oktober mendatang.

"Giovinco adalah pemain yang membuat saya takut. Sangat sulit bagi bek untuk berhadapan dengan pemain mungil yang memiliki kecepatan jarak pendek," jelas Cannavaro seperti dilansir oleh Football Italia.

"Pernah disebutkan di waktu lalu bahwa pemain dengan tipe seperti itu tidak bisa bermain sepakbola. Tapi pemain seperti dia sekarang ini bisa menjadi penentu hasil laga," tambahnya.

Conte Ditunggu Sanksi Lagi

Antonio Conte baru saja dapat potongan hukuman atas keterlibatannya dalam pengaturan pertandingan. Namun kini dia sudah ditunggu ancaman sanksi lain terkait komentar yang dia keluarkan.

Akhir pekan lalu Conte dan seluruh awak Juvetus dapat kabar baik menyusul pemotongan hukuman yang didapat sang pelatih. Sanksi cekal mendampingi Juventus selama 10 bulan dikorting menjadi hanya tinggal empat bulan.

Namun kini pria 43 tahun itu kembali terancam hukuman lain dari Komisi Disiplin Liga Italia. Sebabnya adalah pernyataan keras yang dilontarkan Conte setelah dia menerima pemotongan hukuman, ketika itu Conte menyebut dirinya hanya jadi kambing hitam dan keputusan yang diambil hakim didasarkan pada sesuatu yang personal.

Dikutip dari Yahoosports, Komisi Disiplin Liga Italia akan memanggil Conte untuk dimintai keterangan terkait pernyataannya itu. Bukan tak mungkin dia akan kembali dijatuhi sanksi lain, baik denda maupun pencekalan lain dari pinggir lapangan.

Menyusul pemotongan hukuman yang diterima, Conte sejatinya bisa kembali menemani Juventus di pinggir lapangan pada 8 Desember. Sejauh ini, meski tak ditemani sang pelatih, Bianconeri tetap tampil impresif dengan belum terkalahkan dan memuncaki klasemen sementara.

Jika Tak ke Milan, Guardiola Mungkin ke Inter

Carlo Mazzone mengaku masih kerap berbicara dengan mantan anak asuhnya di Brescia, Pep Guardiola. Mazzone kemudian berpendapat bahwa Guardiola mungkin saja akan berlabuh ke kota Milan.

Seperti dikabarkan sebelumnya, masa depan Massimiliano Allegri di Milan kini tidak aman. Salah satu kabar menyebut ia bisa langsung dipecat jika kalah di laga berikutnya. Guardiola digadang-gadang sebagai salah satu calon pengganti.

Menurut La Gazzetta dello Sport, jika itu yang terjadi maka Milan selanjutnya akan mendapuk asisten pelatih Mauro Tassotti untuk menangani tim sampai akhir musim.

Setelah musim selesai, Milan akan berusaha mendatangkan pelatih baru, yang mana ada dua nama yang disebut sebagai calon kuat; Pep Guardiola dan Luciano Spalletti.

Mazzone meyakini bahwa Milan, ataupun Inter Milan, adalah tim yang tepat untuk Guardiola. Meski, Mazzone tidak tahu kapan itu akan terjadi.

"Saya akan sangat senang jika Pep kembali ke Italia. Ke mana dia akan melatih? Milan atau Inter, itu bukan pilihan yang luas," ujarnya seperti dilansir Football Italia.

"Dia sudah menghabiskan waktunya di Spanyol dan saya pikir dia akan datang ke sini. Meski, saya tidak tahu kapan itu akan terjadi. Bisa satu hari mendatang, setahun mendatang, atau bahkan lima tahun mendatang."

Rumor bertambah seru karena surat kabar Italia lainnya, La Repubblica, memberitakan bahwa Milan bukan saja telah telah melakukan komunikasi dengan Guardiola, tetapi juga telah menyodori kontrak berdurasi empat tahun.

Disebutkan, kontrak itu bernilai 6 juta euro per musim untuk Guardiola, persis seperti gaji yang dikabarkan ia minta. Selain itu, mantan bek legendaris Milan, Paolo Maldini, juga dimunculkan sebagai calon asisten pelatih untuk Guardiola.

Zeman Hanya Ingin De Rossi Lebih Baik

Keputusan Zdenek Zeman memarkir Daniele De Rossi akhir pekan lalu mendapat kritik banyak pihak. Tapi ada yang menilai apa yang dilakukan Zeman itu tepat mengingat De Rossi belum bisa tampil baik musim ini.

Ada yang ganjil dari kemenangan 2-0 I Lupi atas Atalanta di Olimpico yang sekaligus jadi kemenangan kandang pertama musim ini. Tak ada nama De Rossi baik di starting eleven dan hanya duduk bangku cadangan selama 90 menit.

Hal ini kemudian yang membuat banyak orang bertanya, ke mana kah De Rossi? Cedera pun tidak, namun isu berkembang bahwa sedang terjadi perselisihan antara Zeman dan wakil kapten Roma itu.

Sebabnya adalah De Rossi belum jua menunjukkan performa bagus musim ini dan itu salah satu alasan mengapa Roma masih tak bagus penampilannya. Untuk itulah Zeman pun kemudian seperti "menghukum" De Rossi dengan menyingkirkannya dari tim utama sementara demi memotivasi semangat pesepakbola 28 tahun itu.

Adalah eks bintang Roma tahun 1997-2001, Eusebio Di Francesco, yang menilai keputusan eks pelatihnya itu tepat.

"Saya percaya apa yang dilakukan Zeman adalah semata-mata untuk memberikannya semangat, mendorong De Rossi untuk memberikan yang terbaik di setiap sesi latihan," tutur Di Francesco kepada Radio Mana Mana seperti dilansir Football Italia.

"Daniele adalah pribadi yang baik dan profesional sejati. Jelas absurd baginya untuk berdebat," sambungnya.

Selain itu Di Francesco pun menilai bahwa problem Roma saat ini adalah mental para pemainnya yang dinilainya belum cukup siap menerapkan pola permainan Zeman. Hanya Francesco Totti yang dinilainya sudah terbiasa dengan gaya pelatih asal Republik Ceko itu.

"Para pemain memang belum mengerti ide Zeman sepenuhnya dan banyaknya perubahan yang dilakukan pada skuat tidak banyak membantu. Jika hasil terbaik tidak jua datang, maka semuanya akan lebih sulit."

"Problem untuk tim ini jelas adalah soal psikologis, ada ketakutan dalam tim ini dan mereka tidak bisa bereaksi dengan tepat jika segalanya berjalan tidak benar."

"Hanya Francesco Totti satu-satunya yang memahami filosofi permainan Zeman, dia adalah pemain serba bisa," pungkas Di Francesco yang kini melatih Sassuolo.

Sunday, 7 October 2012

Juventus Menang Tipis di Kandang Siena

Juventus harus bekerja ekstra keras saat dijamu Siena dalam lanjutan Seri A. Meski menguasai permainan, La Vecchia Signora cuma bisa menang tipis dengan skor 2-1 atas tim tuan rumah.

Berkunjung ke Stadion Artemio Franchi, Minggu (7/10/2012) malam WIB, Juve tampil sangat dominan. Statistik Soccernet mencatat mereka unggul penguasaan bola hingga 70 persen. Bianconeri juga membuat 16 percobaan mencetak gol dan delapan di antaranya mengarah ke gawang. Siena cuma melepaskan tujuh tembakan dan tiga tepat sasaran.

Juve unggul lebih dulu di babak pertama lewat tendangan bebas Andrea Pirlo. Tapi, Siena bisa menyamakan kedudukan berkat sundulan Emanuele Calaio.

Butuh kemenangan, Juve mengurung pertahanan tim tuan rumah di babak kedua dan menciptakan sejumlah peluang bagus. Usaha mereka baru membuahkan hasil setelah Claudio Marchisio mencetak gol di menit-menit akhir.

Kemenangan ini menguatkan posisi Juve di puncak klasemen sementara dengan koleksi 19 poin dari tujuh pertandingan. Mereka unggul tiga poin atas Napoli yang baru bermain enam kali. Siena tetap di posisi terbawah dengan dua poin.

Jalannya pertandingan

Siena mendapatkan peluang saat laga baru berumur dua menit. Mariano de Almeida Angelo mengirimkan umpan dari sisi kanan, tapi penyelesaian Alessandro Rosina terlalu lemah dan mudah diamankan oleh kiper Gianluigi Buffon.

Percobaan Marchisio pada menit ke-11 belum membuahkan gol untuk Juventus. Tembakannya dari luar kotak penalti tak mengarah ke sasaran.

Tim tamu akhirnya membuka skor tiga menit kemudian. Berawal dari pelanggaran Felipe terhadap Sebastian Giovinco di depan kotak penalti, Juve mendapatkan tendangan bebas. Pirlo yang jadi eksekutor dengan cerdik melepaskan tendangan pelan menyusur tanah yang membuat kiper Gianluca Pegolo mati kutu.

Siena punya peluang emas untuk menyamakan skor pada menit ke-23. Tapi, Calaio yang mendapatkan ruang tembak di dalam kotak penalti menyia-nyiakannya. Penyelesaian Calaio malah melenceng.

Pada menit ke-37, Mirko Vucinic menjajal peruntungannya lewat tendangan menyilang dari luar kotak penalti. Sial buat dia, bola mengarah tepat ke pelukan Pegolo.

Berselang dua menit, Pirlo nyaris bikin gol lagi dari tendangan bebas. Tapi, kali ini usahanya masih digagalkan oleh mistar.

Pegolo membuat penyelamatan bagus di menit ke-44. Sambil terbang, dia mementahkan tendangan keras Marchisio dari depan kotak penalti.

Skor berubah menjadi 1-1 pada masa injury time babak pertama. Umpan silang Angelo dari sayap kanan ditanduk dengan sempurna oleh Calaio dan memaksa Buffon memungut bola dari dalam gawangnya.

Giovinco punya kans bagus pada menit ke-53. Menguasai bola liar di kotak penalti, dia menembak, tapi bola yang melaju ke gawang masih bisa dihalau oleh Neto.

Peluang yang didapat Vucinic pada menit ke-59 juga belum berujung gol. Tendangannya dari depan kotak penalti masih melenceng tipis.

Giovinco lagi-lagi tak bisa memaksimalkan peluang empat menit kemudian. Sudah berhasil melewati Pegolo, dia tak bisa mengirim bola ke dalam gawang karena ruang tembaknya sudah ditutup pemain-pemain lawan.

Marchisio melepaskan tendangan mendatar dari luar kotak penalti pada menit ke-79. Tak mengubah keadaan karena bola masih bisa diamankan oleh Pegolo.

Kerja keras Juve akhirnya membuahkan hasil lima menit kemudian. Memanfaatkan bola liar di kotak penalti, Marchisio melepaskan tembakan first time yang menggetarkan gawang Siena.

Di sisa waktu, tak ada gol tambahan tercipta. Juve menang 2-1.

Susunan pemain
Siena: Pegolo, Neto, Paci, Felipe, Angelo (Bolzoni 68'), Vergassola, Rodriguez, Del Grosso, Rosina (Reginaldo 81'), Ze Eduardo (Sestu 54'), Calaio

Juventus: Buffon, Barzagli, Marrone (Quagliarella 80'), Chiellini, Lichtsteiner (Giaccherini 68'), Vidal, Pirlo, Marchisio, De Ceglie (Asamoah 46'), Vucinic, Giovinco

Madrid Gagal Dekati Barca, Ramos: Musim Masih Panjang

Real Madrid melewatkan peluang bagus untuk memangkas jarak dengan Barcelona. Meski Los Merengues masih tertinggal jauh dari rival abadinya, Sergio Ramos tetap optimistis.

Madrid cuma bisa mendapatkan satu poin dari kunjungannya ke Camp Nou, Senin (8/10/2012) dinihari WIB. Mereka harus puas dengan hasil imbang 2-2.

"Permainan dan kerja keras kami lebih baik daripada Barcelona. Siapa pun yang melihat pertandingan tak akan terkejut seandainya kami menang," ungkap Ramos di situs resmi klub.

"Pada kesempatan-kesempatan lain, kami mengakui bahwa Barcelona lebih baik, tapi tak akan begitu jika hari ini kami menang," tambahnya.

Dengan hasil seri ini, Madrid baru mengumpulkan 11 poin dari tujuh pertandingan. Mereka tetap tertinggal delapan angka dari Barca di klasemen sementara dengan 31 laga tersisa.

"Liga sangat panjang, masih banyak yang tersisa dari itu. Kami ingin memangkas jarak di antara kami (Madrid dan Barca), tapi tak bisa. Kami berharap bisa melakukannya di pertandingan-pertandingan mendatang," kata Ramos.

Kalahkan Udinese, Napoli Terus Tempel Juve

Napoli terus menempel Juventus di papan atas klasemen Seri A. Partenopei memetik tiga angka setelah menang 2-1 atas Udinese.

Bermain di stadion San Paolo, Senin (8/10/2012) dinihari WIB, Napoli unggul lebih dulu lewat gol yang dikemas oleh Marek Hamsik di menit ke-30.

Sempat disamakan oleh Giampaolo Pinzi di menit ke-43, tuan rumah kembali unggul seusai Goran Pandev mencetak gol di masa injury time babak pertama. Di babak kedua tidak ada lagi gol tambahan, Napoli pun menang dengan skor akhir 2-1.

Dengan tambahan tiga angka ini, Napoli terus menempel Juve di papan atas klasemen Liga Italia. Sama-sama mengumpulkan 19 poin, Napoli yang kalah produktivitas gol harus puas duduk di peringkat dua.

Sementara bagi Udinese yang baru mengumpulkan enam angka, masih tertahan di posisi 14 klasemen.

Jalannya pertandingan

Udinese langsung tancap gas begitu laga dimulai. Di menit pertama Andrea Lazzari langsung mengancam tapi bola hasil sepakannya masih bisa di blok berisan belakang Napoli.

Antonio Di Natale mendapat peluang enam menit berselang. Belum optimal, tendangan kaki kirinya masih melayang diatas gawang.

Saling jual beli serangan, Napoli bisa unggul 1-0 saat pertandingan berjalan 30 menit. Hamsik melakukan tendangan kaki kiri yang mengarah di pojok kanan bawah gawang yang dikawal Zeljko Brkic.

Di menit ke43, Pinzi membawa Udinese menyamakan kedudukan. Meneruskan umpan Maicosuel, tendangan kaki kanannya menyamakan kedudukan 1-1.

Skor imbang cuma bertahan tiga menit seusai Pandev, mencetak gol di injury time babak pertama. Skor berubah menjadi 2-1 yang bertahan hingga masa jeda.

Tak ada gol yang tercipta diparuh kedua laga. Tim besutan Walter Mazzari itu pun mengamankan angka penuh dengan skor akhir 2-1.

Susunan pemain

Napoli: Morgan De Sanctis, Hugo Campagnaro, Federico Fernandez, Alessandro Gamberini, Christian Maggio, Marek Hamsik (Blerim Dzemaili 87), Juan Zuniga, Valon Behrami, Gokhan Inler, Edinson Cavani, Goran Pandev (Lorenzo Insigne 55)

Udinese: Zeljko Brkic, Danilo, Maurizio Domizzi, Mehdi Benatia, Allan, Andrea Lazzari, Giovanni Pasquale, Roberto Pereyra (Marco Faraoni 86), Giampiero Pinzi (Mathias Ranegie 66), Antonio Di Natale (Paulo Vito Barreto 79), Maicosuel

Gignac-Ibra Jadi Bintang, Le Classique Berakhir Imbang

Laga Le Classique antara Olympique de Marseille melawan Paris Saint-Germain berakhir imbang 2-2. Andre-Pierre Gignac dan Zlatan Ibrahimovic menjadi bintang dengan dua gol yang mereka kemas.

Bermain di Stade Velodrome, Senin (8/10/2012) dinihari WIB, Les Phoceens unggul lebih dulu lewat gol Gignac di menit ke-17. PSG berbalik unggul setelah Ibra mencetak sepasang gol di menit 23 dan 25.

Marseile terhindar dari kekalahan berkat gol kedua dari Gignac tujuh menit setelah gol kedua Ibra. Di sisa laga tak ada lagi gol tercipta, skor 2-2 menjadi penutup pertandingan.

Bagi Ibra, tambahan dua gol ini untuk sementara mengukuhkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak di Liga Prancis dengan koleksi sembilan gol. Ini bukan pertama kalinya ia mencetak dua gol di satu pertandingan, sebelumnya ia pernah menorehkan catatan serupa saat PSG berhadapan dengan Bastia Lille, dan Lorient.

Tambahan dua gol itu juga mendekatkan Ibra dengan gol ke-200 di liga sepanjang kariernya sebagai pesepakbola. Infostrada melansir bahwa pesepakbola 31 tahun itu cuma berjarak dua gol dari rekor itu.

Sementara itu bagi Gignac, ia baru pertama kali mencetak lebih dari sebiji gol dalam satu pertandingan di musim ini. Dengan gol-gol itu ia sudah mengoleksi lima gol dalam delapan laga di Liga Prancis.

Beralih ke klasemen sementara, tambahan satu poin ini tak berpengaruh kepada posisi kedua tim di klasmen sementara. Marseile yang mengoleksi 19 poin ada di peringkat pertama, sementara PSG di posisi runner-up, dengan raihan 16 poin.

Samuel 'Bertuah' untuk Nerazzurri

Walter Samuel sudah tampil jadi pahlawan kemenangan Inter Milan atas AC Milan di giornata 7 Seri A. Ini sekaligus menegaskan peranan dirinya dalam Derby della Madonnina.

Di San Siro, dengan Milan berposisi sebagai tuan rumah, Senin (8/10/2012) dinihari WIB, Inter berhasil mengunci tiga angka berkat gol semata wayang Samuel.

Gol Samuel, yang ia cetak ketika laga baru berjalan tiga menit, itu tak kunjung bisa dibalas oleh Rossoneri. Walhasil, Nerazzurri yang harus bermain dengan 10 pemain sejak menit 48 usai Yuto Nagatomo dikartu merah pun tampil jadi pemenang.

Yang unik, untuk Samuel kemenangan di dalam derby Milan bukanlah hal asing. Dicatat Infostrada Live, dalam 10 partisipasinya di derby lawan Milan di Seri A, bek Argentina berusia 34 tahun itu sudah melewatinya dengan 10 kemenangan pula.

Artinya, Samuel punya rekor sempurna ketika menghadapi Milan di dalam derby della Madonnina. Maka tak ayal gol tunggalnya kali ini pun menegaskan kalau dirinya masih amat berharga untuk Inter, yang merekrutnya dari Real Madrid tahun 2005 lalu.

Allegri: Milan Harus Bangkit

Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, cukup puas dengan penampilan anak buahnya di laga derby. Allegri juga meminta Rossoneri segera menunjukkan kebangkitan yang nyata di sisa musim.

Menghadapi Inter Milan di San Siro, Senin (8/10/2012) dinihari WIB, Milan yang berstatus tuan rumah harus menelan pil pahit. Mereka kalah tipis 0-1 karena tak mampu membalas gol Walter Samuel.

Dengan kekalahan ini, Il Diavolo Rosso terpaku di urutan ke-11 klasemen sementara Seri A. Mereka baru mengumpulkan tujuh poin dari tujuh laga, tertinggal 12 angka dari Juventus yang ada di puncak.

"Tentu saja aneh melihat Milan ada di paruh kedua klasemen. Sayangnya kami tak mendapatkan hasil pada hari ini meski menciptakan banyak peluang dan dihukum lagi dari set-piece," ungkap Allegri di Football Italia.

"Saya tak bisa mengeluhkan soal penampilan anak-anak. Kami cuma perlu sedikit lebih cepat dan sedikit lebih tepat," tambahnya.

"Kami harus mengevaluasi penampilan kami dan memperbaiki sejumlah hal. Sangat disayangkan kami kalah dengan cara begini, tapi kami harus menerima hasilnya dan melihat di mana salahnya," jelas eks pelatih Cagliari itu.

"Pada saat ini, kami sudah kebobolan tujuh gol dari set-piece dan itu harusnya dihindari. Selama jeda (internasional), kami akan memperbaikinya," kata Allegri.

Dengan sisa 31 pertandingan di musim ini, Allegri berharap timnya bisa bangkit dan tak lagi mengulang kesalahan yang sama.

"Musim belum berakhir, tapi kami harus bangkit, memakai intensitas yang sama dan memperbaiki beberapa hal," tegasnya.

Dani Alves Absen Tiga Pekan

Bek Barcelona Dani Alves harus menepi selama sekitar tiga pekan ke depan. Ia mendapatkan cedera ketika membela timnya melawan Real Madrid.

Dalam duel El Clasico di Camp Nou, Senin (8/10/2012) dinihari WIB, Alves yang diturunkan sedari menit pertama tidak bertahan di lapangan sampai setengah jam.

Pemain asal Brasil itu ditarik dan digantikan Martin Montoya pada menit 28. Dari hasil tes, Alves mendapatkan cedera di bagian paha kirinya.

"Dani Alves akan absen selama tiga pekan," sebut Barca di situs resminya.

"Pemain Brasil tersebut mendapatkan cedera hamstring di kaki kirinya dalam pertandingan lawan Real Madrid," lanjut keterangan tersebut.

Alves sejatinya mesti tampil membela timnas Brasil untuk dua laga ujicoba pada tanggal 11 Oktober dan 16 Oktober, untuk menghadapi Irak dan Jepang. Cedera itu ditegaskan Barca membuatnya jadi takkan bisa memenuhi panggilan.

Moratti Sebut Stramaccioni Mirip Mourinho

Inter Milan berhasil memenangi laga derby atas AC Milan dengan skor tipis 1-0. Berdasar hasil itu presiden klub, Massimo Moratti, sampai menyebut Andrea Stramaccioni seperti Jose Mourinho.

Inter unggul cepat saat melakoni laga di Stadion San Siro. Gol sundulan kepala dari Walter Samuel di menit keempat menjadi gol satu-satunya dalam pertandingan yang berlangsung, Senin (8/10/2012) dini hari WIB.

Nerrazzuri tetap bisa mempertahankan keunggulan walau bermain dengan 10 orang selepas dua menit babak kedua dimulai setelah Yuto Nagatomo diganjar kartu kuning kedua akibat sengaja menahan bola dengan tangan.

Strategi pergantian yang dilakukan oleh Stramaccioni dinilai pas oleh Moratti hingga menuai pujian. Ia mengganti Antonio Cassano dengan Alvaro Pereira untuk memperkuat pertahahan.

"Lini pertahanan bekerja sangat baik dan pujian ditujukan kepada pelatih karena membuat keputusan yang tepat," kata Moratti seperti dilansir Football Italia.

"Itu mengingatkanku pada pertandingan epik melawan Barcelona dalam perjalanan memenangi Liga Champions, karena kami juga bermain dengan 10 orang."

"Saya memilih Stramaccioni karena kemampuan tekniknya, tapi juga kepandaiannya. Dalam pandangan saya, itu membuat dia sangat mirip dengan Mourinho dalam dedikasinya untuk pekerjaan."

"Seperti Mou, Stramaccioni juga merupakan pelatih hebat," tutur pria berusia 67 tahun itu.

Saturday, 6 October 2012

Seperti Inter, Milan Mungkin Juga Pakai Tiga Bek

Dalam beberapa laga terakhir, Inter Milan memasang cuma tiga pemain bertahan. Untuk laga Derby della Madonnina akhir pekan ini, AC Milan sangat mungkin menerapkan pola yang sama.

Formasi tiga bek sukses memberi Inter beberapa hasil memuaskan di Seri A dan Liga Europa. Andrea Stramaccioni menyebut kalau skema tersebut bukan tak mungkin akan terus dia gunakan.

Pola serupa sepertinya akan digunakan Milan saat menjamu Inter di akhir pekan ini. Menurunkan hanya tiga pemain belakang disebut pelatih Massimiliano Allegri dilakukan untuk menambah daya gempur timnya.

"Saya akan katakan kalau kami menyudahi laga di Zenit (St Petersburg, di Liga Champions) dengan tiga pemain di belakang, sesuatu yang sudah kami praktikan sebelumnya," papar Allegri di Football Italia.

"Ada situasi di mana tim diminta bermain dengan cara yang berbeda. Saya masih harus melakukan evaluasi beberapa hal. Itu bisa menjadi cara untuk bermain dengan lebih menyerang," sambung mantan pelatih Cagliari itu.

Milan saat ini duduk di posisi 11 klasemen dengan poin tujuh. Sementara Inter bertengger di tangga ketiga setelah mengumpulkan 12 poin.

Chievo Menang, Genoa-Palermo Imbang

Eugenio Corini menjalani debutnya sebagai pelatih Chievo dengan memetik kemenangan 2-1 atas Sampdoria. Sementara pertandingan Genoa vs Palermo berakhir imbang 1-1.

Manajemen Chievo menunjuk Eugenio Corini sebagai pelatih baru mereka pada awal pekan ini. Corini dikontrak untuk menggantikan Domenico Di Carlo, menyusul lima kekalahan beruntun yang diderita Chievo di Seri A.

Dan saat menjalani pertandingan pertamanya, Corini ternyata bisa memberi kemenangan. Menjamu Sampdoria, Chievo menang 2-1 melalui gol Cyril Thereau di akhir babak pertama dan David Di Michele menit 87. Sementara gol tim tamu dibuat Enzo Maresca menit 61.

Tiga poin dari laga ini mengantar Chievo keluar dari zona degradasi. Punya poin enam, mereka kini menempati urutan 16.

Pada pertandingan lainnya di Luigi Ferraris, Genoa cuma bisa bermain imbang 1-1 saat menjamu Palermo. Tim tamu lebih dulu unggul lewat aksi Luigi Giorgi di menit 14, sementara gol balasan datang di menit 52 atas nama Marco Borriello.

Tambahan satu angka membuat Genoa naik posisi enam klasemen dengan nilai sembilan. Sementara Palermo masih terjebak di zona degradasi dengan baru meraih lima angka.

Susunan Pemain

Genoa: Frey; Bovo, Granqvist, Sampirisi, Antonelli; Kucka, Tozser (Jorquera 42), Seymour; Jankovic (Moretti 85), Borriello, Immobile (Vargas 69)

Palermo: Ujkani; Munoz, Donati, Von Bergen; Morganella, Rios, Barreto, Garcia; Ilicic (Kurtic 56), Giorgi (Bertolo 75); Miccoli (Hernandez 53)

Reaksi Positif Arsenal Puaskan Wenger

Sempat tertinggal lebih dulu, Arsenal akhirnya memetik kemenangan atas West Ham United. Arsene Wenger memuji penampilan The Gunners yang dinilainya telah menunjukkan respons positif.

Bertandang ke markas West Ham, Sabtu (6/10/2012) malam waktu setempat, Arsenal dikejutkan oleh gol Mohamed Diame yang diciptakan lewat peluang pertama. Namun setelahnya, Olivier GIroud, Theo Walcott dan Santi Cazorla mencetak gol-gol kemenangan Arsenal. Laga berakhir 3-1 untuk keunggulan Arenal.

Kemenangan ini merupakan kemenangan kedua secara beruntun yang dicatatkan tim 'Gudang Peluru' setelah kekalahan dari Chelsea di akhir pekan yang lalu. Sebelumnya, Lukas Podolski dkk. memetik kemenangan di Liga Champions kala menghadapi Olympiakos.

"Penting bagi kami untuk merespons dengan baik dan setelah kekalahan kami dari Chelsea, kami menang lawan Olympiakos di hari Rabu malam. Kami punya laga sulit tiga hari kemudian dan kami tahu jika hari ini imbang, itu tidak bagus bagi kami," ucap Wenger di situs resmi klub.

"Saya pikir kami juga bisa saja kalah karena Nolan punya peluang bagus, tapi kami memberi segalanya untuk memenangi pertandingan," lanjut pria Prancis itu.

"Ini juga ujian mental yang bagus bagi kami, karena kami tertinggal 0-1 lewat peluang pertama mereka. Kami kembali dan memenangi laga ini. Anda bisa katakan secara keseluruhan kami tampil bagus hari ini," kata Wenger.

Vilanova Soal Kans Barca-Madrid dan Pique

Pelatih Barcelona Tito Vilanova menilai tak ada tim yang diunggulkan untuk memenangi duel El Clasico kontra Real Madrid. Selain itu, Vilanova juga menjelaskan peluang tampil Gerard Pique.

Dua tim terbesar dan tersukses Spanyol itu, untuk pertama kalinya di La Liga musim ini akan saling berhadapan di Camp Nou, Senin (9/10/2012) dinihari WIB.

Dilihat dari peta kekuatan masing-masing tim, Barca dan Madrid sama-sama memiliki pemain-pemain berkualitas di setiap lininya. Pertarungan pun diyakini akan ketat seperti yang sudah-sudah.

"Dalam pertandingan Barca - Madrid tidak ada tim yang difavoritkan," nilai Vilanova seperti diwartakan Football Espana.

"Pertandingan terbaik yang kami mainkan tahun ini di Camp Nou melawan Real Madrid di Piala Super Spanyol, jadi siapa yang tahu?," sambung dia.

Menghadapi laga maha besar ini, El Barca dipastikan mengalami krisis bek tengah dengan absennya Carles Puyol sedangkan kondisi Pique yang mengalami cedera pergelangan kaki masih diragukan bisa tampil.

"Kaki Gerard akan ditentukan (apakah akan bermain atau tidak). Kami akan memutuskannya pada besok apakah kami akan menurunkan dia atau tidak, tapi setiap tim di dunia pasti akan memperhatikan absennya para bek tengah mereka," imbuh Vilanova.

"Saya masih belum memutuskan siapa yang akan ada di starting XI. Kita akan lihat bagaimana kondisi seluruh pemain pada besok."

The Magpies Waspadai Ancaman Van Persie

Ada satu hal yang dikhawatirkan Alan Pardew kala Newcastle United akan berhadapan dengan Manchester United. Robin van Persie yang sedang dalam performa terbaik disebut Pardew akan jadi ancaman terbesar bagi timnya.

Sejak didatangkan dari Arsenal di bursa transfer musim panas lalu, Van Persie tak butuh waktu lama untuk segera menyatu dengan permainan 'Setan Merah'. Dia hanya butuh dua laga untuk mencetak gol perdananya bagi MU.

Hingga kini, Van Persie sudah mencetak tujuh gol dari tujuh kali penampilannya di semua kompetisi bersama MU. Lima gol dia ciptakan di Premier League, sementara dua gol dia lesakkan di Liga Champions.

Pardew meyakini striker asal Belanda itu saat ini sedang dalam kepercayaan diri tinggi menyusul produktivitasnya yang juga meningkat bersama MU. Karena itu, Pardew menilai Van Persie akan jadi ancaman yang harus diwaspadai kala timnya menjamu MU, Minggu (7/10) malam WIB.

"Tingkat kepercayaan diri Van Persie membuatnya berbeda saat ini. Dia dalah satu dari sejumlah pemain yang percaya bahwa dirinya yang terbaik, dan itu berbahaya," ucap manajer Newcastle itu seperti dikutip Sky Sports.

"Biasanya bahkan ketika hal-hal tidak berjalan baik dan mereka melewatkan peluang, mereka masih berpikir mereka akan mencetak gol. Demba sedikit seperti itu, dia punya sikap seperti itu. Akan ada duel striker hebat di hari Minggu."

"Akan ada banyak bakat di atas lapangan, akan akan banyak momen luar biasa di pertandingan, semoga lebih menyenangkan untuk kami daripada mereka," kata Pardew.

Zeman: Bangkit, I Lupi

AS Roma meraih hasil yang mengecewakan dalam beberapa laga terakhir. Allenatore Roma, Zdenek Zeman, meminta timnya untuk segera bangkit dan menunjukkan daya saingnya.

Roma gagal memetik kemenangan di dua laga terakhir. Setelah ditahan imbang Sampdoria, Giallorossi menelan kekalahan telak dari Juventus akhir pekan lalu.

Zeman tak menampik jika hasil-hasil mengecewakan itu merupakan sebuah peringatan bagi timnya. Tak ingin terus-menerus terpuruk, Zeman meminta Roma untuk segera bangkit dan menunjukkan semangat juangnya.

"Saya meminta hal yang sama sejak hari pertama kepada tim: saya ingin mereka menunjukkan keinginan untuk maju, terbuka, punya sikap yang benar dan berjuang untuk trofi," ucap Zeman di situs resmi Roma.

"Para pemain sadar mereka ada hal yang salah dan minggu ini kami sudah bekerja lebih baik dan kami akan lihat apakah kerja keras kami terbayar."

Akhir pekan ini, Roma akan menjamu Atalanta di giornata 7, Minggu (7/10) siang waktu setempat. Zeman meminta Daniele De Rossi dkk. untuk menjaga fokus agar bisa memetik poin penuh.

"Kami tidak boleh meremehkan mereka, mereka menang di Milan dan kami harus memastikan kami mendekati laga ini dengan pikiran yang terkonsentrasi dan membuktikan kami lebih baik daripada mereka," lanjut pelatih 66 tahun itu.

Stramaccioni Prediksikan Pertandingan Terbuka

Andrea Stramaccioni menyebut AC Milan dan Inter Milan sama-sama tengah menjalani fase perubahan. Namun begitu, dia yakin kalau kedua tim akan memperagakan permainan terbuka dalam laga derby.

Milan sebagaimana diketahui melakukan perombakan besar pada skuatnya di bursa transfer musim panas lalu. Sementara Inter secara bertahap sudah melalukan peremajaan pada timnya sejak paling tidak dua musim terakhir.

"Milan juga telah melakukan perubahan besar, meski dengan cara yang berbeda dengan kami. Saya pikir pertandingan ini akan sangat terbuka dan Anda bisa bertaruh pada hasil apapun. Ini pertandingan yang luar biasa," sahut Stramaccioni dalam konferensi pers jelang laga.

Dibanding Milan, performa Inter terbilang lebih stabil. Keberadaan banyak pemain senior di skuat Nerazzurri disebut jadi salah satu alasannya. Stramacioni mengakui hal tersebut, tapi Rossoneri disebutnya juga punya kelebihan karena pelatihnya lebih senior dibanding dirinya.

"Lapangan akan membuktikan siapa yang lebih kuat antara Inter dan Milan. pemain-pemain saya mungkin lebih berpengalaman dibanding Milan, tapi Massimiliano Allegri punya pengalaman lebih banyak dibanding saya, jadi itu berimbang," lanjut pelatih 36 tahun itu di Football Italia.

Inter Tak Akan Beri El Shaarawy Perlakuan Khusus

Stephan El Shaarawy jadi pemain AC Milan yang paling bersinar saat ini. Untuk laga Derby Della Madonnina dinihari nanti, Inter Milan tidak akan memberi perlakuan khusus pada remaja 19 tahun itu.

El Shaarawy jadi bintang baru Milan menyusul penampilan impresifnya dalam beberapa lag terakhir. Pemain depan berdarah Mesir itu selalu mencetak gol dalam enam laga terakhir Rossoneri di semua kompetisi.

Dengan statistik seperti itu, El Shaarawy hampir dipastikan jadi pilihan utama Massimiliano Allegri saat Milan menjamu Inter. Dari kubu Nerazzurri, meski akan menghadapi pemain yang tengah on fire, mereka menegaskan tidak akan memberi penjagaan khusus buat El Shaarawy.

"Stephan El Shaarawy punya performa sangat baik di Milan, tapi mereka (Milan) punya beberapa pemain berbahaya yang lain, jadi tim saya tidak akan mengubah bentuk hanya untuk beradaptasi dengan lawan," ujar Stramaccioni.

Sementara terkait kondisi pemainnya, Stramaccioni hingga kini belum bisa memastikan bisa atau tidaknya Wesley Sneijder bermain. Pekan lalu gelandang asal Belanda itu masih berada di Los Angeles untuk melalukan physiotherapi atas cedera yang dideritanya.

"Saya sangat ingin dia ada di sini dan tak pernah meragukan performanya. Pernikahan juga telah memberinya stabilitas dalam kehidupannya," lanjutnya di Football Italia.

Wednesday, 3 October 2012

Malaga Kini Incar Milan

Dua kemenangan di dua laga awal fase grup sudah menaikkan moral serta mental pemain Malaga. Kini klub Spanyol itu sudah menargetkan kemenangan lagi dan kali ini sasarannya, AC Milan.

Malaga yang tergabung di Grup C bersama Milan, Zenit St Petersburg dan Anderlecht, sebenarny tak jadi unggulan mengingat ini adalah tahun pertama keikutsertaan mereka di ajang ini, plus masalah internal klub yang mengganggu di awal musim dan sempat mengancam kelangsungan hidup klub peringkat empat Liga Spanyol tahun lalu itu.

Namun, Malaga nyatanya tak mau pesimistis duluan dan berbekal pemain "seadanya" plus pengalaman Manuel Pellegrini di kompetisi ini saat menangani Villarreal serta Real Madrid, Los Boquerones malah membuat kejutan.

Diawali kemenangan 3-0 atas Zenit di La Rosaleda, Malaga kemudian meneruskan performa apiknya di Matchday 2, Kamis (4/10) dinihari WIB saat membungkam tuan rumah Anderlecht dengan skor serupa. Untuk diketahui klub asal Belgia itu sebelumnya mampu mengimbangi tanpa gol Milan di San Siro.

Dua hasil positif itu rupanya sudah membuat kepercayaan diri para pemain Malaga meningkat. Dengan hasil bagus di liga -- masih tak terkalahkan dari enam laga awal --, klub yang dimiliki pengusaha asal Qatar itu lantas mengincar kemenangan lagi dari Milan, yang merupakan pemegang tujuh titel Liga Champions.

Pertemuan kedua klub akan digelar di 24 Oktober di mana Malaga jadi tuan rumah dan gantian mereka tandang ke kota mode pada 6 November.

"Target berikutnya adalah Milan. Ini (laga melawan Anderlecht) adalah pertandingan yang hebat. Awalnya tim sedikit ditekan, namun akhirnya kami bisa lepas dari tekanan," tutur gelandang Malaga, Eliseu, di Football Espana.

"Penting bagi kami mendapatkan gol sebelum jeda," sambung pemain asal Portugal yang mencetak dua gol di laga barusan.

"Dengan kerja keras dan kerendahan hati Anda akan mendapat segalanya, tapi kami masih harus bekerja keras. Kami memuncaki grup tapi kami harus tetap seperti itu. Kami punya laga sangat penting bagi Milan, dan juga di La Liga," pungkas Eliseu.

Mancini: Kami Tak Pantas Dapat Poin

Manajer Manchester City Roberto Mancini menilai timnya bermain buruk saat bermain imbang lawan Borussia Dortmund. Ia bahkan menyebut timnya tidak layak meraih poin.

Bermain di kandang sendiri dalam partai matchday II Liga Champions, Kamis (4/10/2012) dinihari WIB, City harus menghadapi alotnya perlawanan Dortmund yang datang sebagai tim tamu.

Setelah "jual beli" serangan, gawang City bahkan terlebih dulu bobol di pertengahan babak kedua. The Citizens bisa kehilangan angka jika saja wasit tidak memberikan penalti yang lantas dieksekusi dengan baik oleh Mario Balotelli di menit-menit akhir.

"Kami tidak bermain bagus. Kami tak pantas mendapatkan poin ini, tapi pada akhirnya itu bisa jadi hal yang penting," kata Mancini di BBC.

"Borussia Dortmund bermain lebih baik dibandingkan kami dan merekalah yang tadi tampil lebih bagus. Saya tahu sebelum pertandingan kalau ini akan berjalan berat karena Dortmund lebih berpengalaman dari kami di Liga Champions," akunya.

Poin atas Dortmund itu menjadi poin pertama City di Liga Champions musim ini setelah sebelumnya kalah di markas Real Madrid. City kini menempati posisi tiga Grup D dengan 1 poin, di bawah Dortmund (4 poin) dan Madrid (6 poin).

Perjalanan Masih Panjang, Arsenal

Arsenal melalui dua pertandingannya di Liga Champions dengan kemenangan. Meski tengah memuncaki klasemen dengan poin sempurna, Arsenal diingatkan kalau untuk lolos masih ada laga-laga lain yang menanti.

Bermain di Emirates, Kamis (4/10/2012) dinihari WIB, Arsenal sukses memetik kemenangan 3-1 atas tamunya di matchday II, Olympiakos.

Gervinho membuka kemenangan untuk Arsenal lewat golnya di menit ke-42. Olympiakos sempat menyamakan kedudukan melalui Kostas Mitroglou, tetapi gol dari Lukas Podolski dan Aaron Ramsey akhirnya memastikan tiga angka jadi milik The Gunners.

Permainan Arsenal di laga itu sendiri dinilai belum maksimal, sama seperti performa di matchday I ketika menang 2-1 atas Montpellier. Apapun, kemenangan tetaplah sebuah kemenangan.

"Mereka menyulitkan kami dan bertahan dengan amat baik. Kami mulai dengan tidak buruk, tapi lalu sedikit gugup," kata Asisten Manajer Arsenal Steve Bould yang menggantikan Arsene Wenger yang sedang menjalani hukuman UEFA, seperti dikutip Reuters.

"Hasil di akhir pekan lalu (kalah 1-2 dari Chelsea) bikin kami sedikit lelah, kami kehilangan sedikit kepercayaan diri, tapi secara umum ini adalah hasil fantastis," lanjutnya.

Tambahan tiga poin tersebut membuat Arsenal meraih hasil sempurna, 6 poin, di dua laga dan bertengger di pucuk klasemen Grup B. Schalke (4 poin), Montpellier (1 poin), dan Olympiakos secara berturut-turut ada di bawahnya.

Namun demikian, start dengan poin penuh itu diminta tak bikin 'Gudang Peluru' sudah menepuk dada karena untuk lolos, masih ada sejumlah laga lain yang telah menanti.

"Pertandingan lain (di grup) berakhir seri tapi ini masih dini, kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan," tegas Bould.

Juve Diimbangi Shakhtar 1-1

Juventus kembali meraih hasil imbang di Liga Champions. Menjamu wakil Ukraina, Shakhtar Donetsk, 'Si Nyonya Tua' mendapat hasil seri 1-1.

Bermain di Juventus Stadium, Rabu (3/10) dinihari WIB, Shakhar lebih dulu membuka keunggulan. Gol Alex Texeira di menit ke-23 membawa Shakhtar unggul 1-0.

Juve tak perlu waktu lama untuk menyamakan angka. Leonardo Bonucci mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah skor menjadi 1-1. Skor itu bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan hasil ini, Juve tertahan di posisi tiga klasemen Grup E dengan poin dua. Sementara Shakhtar ada di peringkat dua dengan nilai empat, sama dengan Chelsea yang memuncaki klasemen dan unggul dalam selisih gol.

Jalannnya Pertandingan
Shakhtar langsung mengambil inisiatif menyerang. Razvan Rat melepaskan umpan ke tiang jauh, tapi Henrikh Mkhitaryan terlambat menyambut bola dan gagal memaksimalkan peluang.

Juve balik menyerang lewat Mirko Vucinic yang bergerak di sisi kanan. Vucinic kemudian mengirim umpan ke dalam kotak penalti tapi tak mampu dijangkau oleh Alessandro Matri yang berdiri di depan gawang.

Serangan tim tuan rumah kembali menghadirkan ancaman bagi gawang Shaktar. Andrea Pirlo mengirim bola kepada Claudio Marchisio yang kemudian melepaskan tembakan. Tapi bola masih melambung di atas mistar gawang.

Shakhtar justru mengejutkan tuan rumah lewat sebuah gol di menit 23. Tembakan Alex Texeira dalam kotak penalti usai menerima bola dari Willian berhasil menjebol gawang Gianluigi Buffon.

Juve hanya butuh dua menit untuk menyamakan kedudukan. Berawal dari sepak pojok Andrea Pirlo, Leonardo Bonucci melepaskan tembakan ke pojok gawang Shakhtar. Juve 1 Shakhtar 1.

Juve kembali melakukan serangan. Bonucci mengirim umpan terobosan ke Arturo Vidal. Namun bola bisa dipotong oleh Razvan Rat. Bola kemudian jatuh ke kaki Matri dan dia lalu melepaskan tembakan yang masih mampu diamankan oleh Pyatov.

Bonucci! Bek internasional Italia itu nyaris memberi keunggulan untuk Juve. Sundulannya menyambut sepak pojok Pirlo masih bisa dihalau Pyatov.

Memasuki babak kedua, Juve mulai lebih banyak menguasai permainan. Namun serangan-serangan mereka masih kerap dipatahkan barisan belakang Shakhtar.

Salah satu serangan Juve yang dipatahkan oleh pemain belakang Shakhtar menghasilkan sepak pojok bagi tim tuan rumah. Tapi sepak pojok Pirlo yang langsung mengarah ke gawang mampu ditepis Pyatov.

Sebuah serangan Shakhtar di menit ke-60 hampir saja membobol gawang Buffon. Tembakan Willian menyamping tipis di sisi kiri gawang Buffon.

Tak lama berselang, giliran Juve yang punya peluang. Umpan Sebastian Giovinco dari sisi kiri menemui Matri yang ada di dalam kotak penalti. Sial bagi Matri, tembakannya dari jarak dekat masih melambung di atas mistar gawang.

Juve terus menekan untuk mencari gol tambahan. Serangan Juve dari sisi kanan lewat Stephan Lichtsteiner gagal membuahkan gol setelah umpannya ke dalam kotak penalti tak mampu dijangkau oleh Marchisio.

Shakhtar punya peluang bagus lewat tendangan bebas di menit ke-73. Tapi Buffon dengan baik menggagalkan eksekusi Darijo Srna.

Willian! Midfielder asal Brasil itu kembali menebar ancaman untuk gawang Buffon. Tembakannya di masa injury time hanya menggetarkan mistar gawang Juve.

Hingga peluit panjang berbunyi, tak ada gol tambahan yang tercipta. Laga antara Juve kontra Shakhtar berakhir imbang 1-1.

Susunan Pemain
Juventus: Buffon; Barzagli, Bonucci, Chiellini; Lichtsteiner, Vidal (Pogba 85'), Pirlo, Marchisio, Asamoah; Matri (Quagliarella 65'), Vucinic (Giovinco 58')

Shakhtar Donetsk: Pyatov; Srna, Kucher, Rakitskiy, Rat; Fernandinho, Hubschman; Mkhitaryan, Willian, Alex Teixeira (Ilsinho 83'); Luiz Adriano

Sepasang Gol Van Persie Menangkan MU

Manchester United berhasil meraih kemenangan 2-1 di markas Cluj meski sempat tertinggal lebih dulu. Robin van Persie jadi pahlawan kemenangan MU melalui sepasang golnya.

'Setan Merah' memulai pertandingan dengan buruk setelah kebobolan lewat gol Pantelis Kapetanos ketika laga baru berjalan 14 menit.

Untung buat MU, Van Persie sukses menyamakan skor jadi kembali imbang pada menit 29. Van Persie tampil jadi penentu tiga angka buat MU di laga matchday II Liga Champions ini lewat gol keduanya ke gawang Cluj di paruh kedua laga.

Di partai lain grup ini, Braga sukses memetik kemenangan 2-0 ketika melawat ke markas Galatasaray. Ruben Micael dan Alan menjadi pencetak gol untuk Braga.

Dengan hasil-hasil tersebut maka MU kini memuncaki Grup H dengan 6 poin hasil dari dua laga.�Cluj dan Braga sementara itu sama-sama mengoleksi 3 poin, sedangkan Galatasaray menjadi juru kunci dengan 0 poin.

Jalannya Pertandingan

MU yang tampil menjadi tim tamu sebenarnya memulai pertandingan di Stadionul Dr. Constantin Radulescu, Rabu (3/10/2012) dinihari WIB, dengan lebih dominan.

Akan tetapi, ketika laga memasuki menit 14, sebuah serangan dari kanan membuat bola bergulir ke arah Kapetanos yang tidak terkawal di tengah. Ia kemudian mengirim bola melewati hadangan David De Gea.

Lima menit kemudian, Rooney melepaskan tembakan spekulasi yang mengarah ke gawang lawan. Tetapi kiper Mario Felgueiras masih dapat menjinakkan si kulit bundar.

Pada menit 22, Tom Cleverley mengirim umpan ke arah Robin van Persie. Si penyerang asal Belanda lalu meneruskan dengan tembakan yang arahnya belum tepat sasaran.

MU baru bisa menyamakan skor pada menit 29. Diawali dari tendangan bebas Wayne Rooney di sisi kiri, bola lalu mengenai bahu Van Persie dan melambung melewati kiper yang sudah berusaha menjangkau.

Van Persie mendapatkan sebuah peluang untuk mencetak gol kedua pada menit 35. Usai menerima umpan Javier Hernandez, Van Persie yang ada di sisi kanan gawang melepaskan tembakan kendati Felgueiras, yang sudah menutup ruang tembak, bisa menghadang bola.

Empat menit memasuki babak kedua, MU berbalik unggul. Dari kiriman bola Rooney ke depan gawang, Van Persie meneruskan dengan sontekan ringan di hadapan kiper untuk mengirim si kulit bundar masuk ke arah tiang jauh.

Van Persie berada di depan gawang ketika sebuah operan dari sisi kiri menuju dirinya pada menit 72. Meski sudah berusaha meregangkan kaki, ia gagal menjangkau bola yang terus meluncur melewati muka gawang.

Cluj menekan di menit-menit akhir. Pada menit 87, De Gea sukss mengamankan gawangnya dengan baik setelah sukses mengantisipasi bola umpan silang.

Setelah itu penyelamatan gemilang dilakukan De Gea pada menit injury time untuk menepis bola hasil tandukan Rafael Bastos yang mengarah deras ke tiang dekat.


Susunan Pemain

Cluj: Mario Felgueiras, Ivo Pinto, Sepsi, Cadu, Rada, Camora, Muresan, Rafael Bastos, Aguirregaray (Viorel Nicoara 81'), Kapetanos (Bjelanovic 60'), Sougou (Luis Alberto 24').

MU: De Gea, Rafael, Ferdinand, Evans (Wootton 79'), Evra, Anderson, Fletcher, Cleverley, Rooney, Hernandez (Welbeck 83'), Van Persie.

Barca Bekuk Benfica 2-0

Barcelona berhasil membawa pulang poin penuh dari lawatannya ke kandang Benfica, Rabu (3/10) dinihari WIB. Tim asal Catalan itu menang dua gol tanpa balas.

Dalam laga yang dihelat di Estadio Da Luz, Barca memperoleh gol-golnya di babak pertama lewat Alexis Sanchez serta Cesc Fabregas di babak kedua.

Barca harus kehilangan satu pemain usai Sergio Busquets karena kartu merah plus Carles Puyol yang cedera pada tangannya.

Hasil ini membuat Barca memuncaki Grup G dengan enam poin dari dua laganya. Sementara Benfica di urutan ketiga dengan satu poin.

Jalannya pertandingan

Benfica pertama kali membuat peluang ketika sepakan Bruno Cesar dari luar kotak penalti masih bisa diredam Victor Valdes.

Kemudian di menit keenam Barca melakukan serangan pertama ke gawang Benfica dan langsung berbuah gol. Lionel Messi di sisi kiri melepaskan umpan tarik dan Alexis langsung menyambarnya dengan sepakan dari jarak dekat yang membobol gawang Artur.

Di menit ke-22 tembakan keras Messi masih bisa dihadang oleh Artur dan hanya berbuah sepak pojok untuk Barca.

Dua menit setelahnya Alexis nyaris membobol gawang Benfica lagi setelah mendapat umpan dari seorang rekannya. Sayangnya Alexis gagal menjaga akurasi tembakannya dan bola melayang di atas mistar.

Hingga babak pertama berakhir tak ada lagi gol tercipta sehingga Barca masih tetap unggul 1-0 atas tuan rumah Benfica.

Barca menggandakan keunggulan di menit 56 melalui kaki Fabregas. Messi yang memegang bola melewati beberapa pemain Benfica dan mengirimkan bola ke Fabregas, yang kemudian menuntaskan dengan sepakan keras ke pojok kanan gawang Artur.

Semenit setelahnya Benfica memperoleh peluang lewat tembakan keras Eduardo Salvio masih bisa ditepis oleh Valdes.

Di menit 73 crossing Jordi Alba menemui Messi di kotak penalti dan diteruskan oleh kepala ke arah gawang, tapi Artur dengan sigap menepis bola tersebut.

Barca kehilangan Sergio Busquets di menit 88 karena si pemain menerima kartu merah akibat melanggar pemain Benfica.

Skor 2-0 tetap bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain

Benfica: Artur, Pereira, Jardel, Garay, Melgarejo, Salvio, Matic, Cesar (Carlos Martins 45'), Perez (Aimar 60'), Gaitan (Nolito 75'), Lima

Barcelona: Valdes, Alves, Mascherano, Puyol (Song 78'), Alba, Busquets, Xavi, Fabregas (Iniesta 72'), Alexis, Messi, Pedro (Villa 81')

Performa Madrid Puaskan Mourinho

Real Madrid sukses pulang dari lawatannya ke Amsterdam dengan membawa tiga poin. Penampilan Los Blancos pun mendapat apresiasi sang pelatih Jose Mourinho.

Bertanding di Amsterdam ArenA, Kamis (4/10) dinihari WIB, Ajax dan Madrd memainkan laga ke-5 mereka dalam dua musim terakhir sejak tahun 2010. Madrid masih diunggulkan meskipun mengawali musim dengan kurang biak.

Sementara itu Ajax juga demikian karena mereka sat ini masih terlempar di urutan keempatan. Dengan status sebagai juara liga, tentu kondisi saat ini tak menguntungkan keduanya.

Namun, Madrid boleh jadi sudah punya pengalaman lebih baik serta hasil akhir di mana Los Blancos menang 4-1 aas Ajax. Dari statistik Soccernet, Madrid tampil dominan sepanjang laga serta membuat 21 tembakan dengan 12 on goal.

Sebagai manajer Mourinho puas dengan kemenangan ini dan merasa timnya saat ini sudah menjadi lebih baik.

"Saya senang dengan penampilan kami, terlebih 15 menit setelah gol mereka. Mereka semain baik dan percaya diri, terlebih usia gol ketiga kami segalanya berjalan normal. Tim ini kian membaik," ungkap Mourinhi seperti dilansir Football Espana.

Dengan kemenangan ini Madrid pun memuncaki Grup D dengan enam poin dari dua laganya, sementara Ajax terbenam di posisi buncit.

Monday, 1 October 2012

Messi Tak Terobsesi Raih Penghargaan dan Cetak Banyak Gol

Nama Lionel Messi sudah begitu identik dengan gol dan penghargaan bergengsi. Meski demikian, Messi sendiri sebenarnya tak terlalu terobsesi dengan dua hal tersebut.

Sepanjang kariernya bersama Barcelona, Messi sudah mengemas 263 gol dalam 338 pertandingan di semua kompetisi. Sementara itu, saat membela timnas Argentina, dia sudah mencetak 28 gol dalam 73 partai.

Berkat penampilannya yang memikat, Messi sudah mengoleksi puluhan penghargaan pribadi. Yang paling bergengsi tentu saja penghargaan pemain terbaik dunia dalam tiga tahun terakhir.

Bagi Messi, hal-hal di atas adalah bonus dalam kariernya karena titel untuk tim jauh lebih penting.

"Saya selalu memasuki lapangan dengan memikirkan soal kemenangan, bukan mencetak banyak gol," aku Messi dalam wawancara dengan El Pais.

"Saya lebih mengutamakan memenangi trofi bersama tim daripada penghargaan individu atau mencetak lebih banyak gol daripada pemain-pemain lain," tambahnya.

"Saya lebih memikirkan soal menjadi pribadi yang baik daripada menjadi pesepakbola terbaik di dunia. Saat saya pensiun, saya harap saya akan diingat sebagai orang baik," tutur pemain bernama lengkap Lionel Andres Messi ini.

"Saya suka mencetak gol, tapi saya juga suka memiliki teman-teman di antara orang-orang yang bermain dengan saya," tandasnya.

Oscar Ingin Lama di Chelsea

Belum genap tiga bulan bergabung, Oscar sudah merasa betah di Chelsea. Pesepakbola muda asal Brasil itu pun mengaku ingin lama bersama The Blues.

Oscar diangkut dari Internacional ke Stamford Bridge pada akhir Juli silam dengan biaya transfer yang diyakini mencapai 25 juta poundsterling serta diikat kontrak selama lima tahun ke depan.

Sejauh ini, pemain berusia 21 tahun itu sudah tampil di total tujuh pertandingan Chelsea dan menjadi starter di dua pertandingan terakhirnya. Oscar pun tampil cemerlang dengan menyumbang dua gol dalam laga melawan Juventus di Liga Champions yang berkesudahan 2-2.

Oscar, kini masih menjalani masa adaptasi dengan kehidupan di klub barunya tersebut. Namun, ia sudah merasa bahagia dan tak ingin berganti klub untuk waktu yang lama.

"Disini cukup keren, aku masih beradaptasi, terutama soal bahasanya karena aku belum lancar berbahasa Inggris. Aku masih menjalani kursus untuk meningkatkan kemampuanku," aku Oscar kepada Lancenet yang dikutip Sky Sports.

"Chelsea adalah sebuah klub Eropa yang besar, mereka menyambutku dengan sangat baik. Ini adalah sebuah klub yang biasanya Anda tidak ingin tinggalkan, terutama karena pentingnya mereka di Eropa. Aku harap bisa lama berada disini," harap dia.

Gerrard Apresiasi Keberanian Rodgers Mainkan Pemain Muda

Di musim perdananya memanajeri Liverpool, Brendan Rodgers banyak menurunkan pemain muda. Keputusan yang terhitung berani ini dinilai sudah tepat oleh kapten The Reds, Steven Gerrard.

Rodgers musim ini ditunjuk sebagai manajer baru Liverpool paska penampilan buruk tim musim lalu. Namun, masalah di awal kepemimpinannya sudah menghadang ketika owner klub tak menyuplainya dengan dana besar untuk belanja pemain.

Jadilah Liverpool "hanya" membeli pemain sekelas Fabio Borini, Joe Allen, Oussama Assaidi dan meminjam Nuri Sahin dari Real Madrid. Keputusan ini banya diprotes oleh fans mengingat Liverpool butuh pemain bintang untuk mengatrol penampilan tim.

Maka untuk menyiasatinya Rodgers pun mengorbitkan banyak pemain muda dari akademi yang di musim-musim sebelumya jarang mendapat tempat seperti Raheem Sterling, Suso, Andre Wisdom, Adam Morgan dan beberapa nama lainnya. Bahkan Sterling dalam beberapa laga selalu jadi starter.

Hasilnya seperti apa? Di Liga Inggris, Liverpool memang baru meraih kemenangan perdananya dua hari lalu kontra Norwich. Namun, di kompetisi lain seperti Liga Europa serta Piala Liga Inggris, keputusan Rodgers menurunkan pemain muda setidaknya sudah menuai hasil positif.

Terkait kebiasaan sang manajer untuk memberikan kesempatan pada darah-darah muda, Gerrard menilai sebagai sebuah langkah tepat. Lebih lanjut pemain 32 tahun itu menganggap Rodgers bukanlah manajer yang pilih kasih karena ia akan memainkan pemain berdasarkan performanya.

"Banyak orang berbicara mengenai akademi dan para pemain yang dihasilkan, tapi Anda tetap harus memiliki manajer yang memiliki keberanian untuk memberi mereka kesempatan, dan manajer (Rodgers) sudah melakukannya sejak awal," ujar Gerrard di Soccernet.

"Dari hari pertama dia bilang jika dia menunjukkan sikap dan penampilan yang baik dalam latihan, maka dia akan memberikan mereka kesempatan dan para pemain muda itu sudah tampil baik," sambungnya.

"Kami punya perpaduan yang bagus antara pemain muda serta berpengalaman. Dan kami sebagai pemain senior akan membimbing mereka ke jalur yang benar," pungkas Gerrard.

Duel Kontra Shakhtar Krusial Bagi Juve

Laga kontra Shakhtar Donetsk memang berstatus Matchday 2 fase grup Liga Champions bagi Juventus. Namun, Giorgio Chiellini menilai laga itu penting bagi timnya untuk memuluskan langkah ke fase knockout.

Juve di matchday I sukses mengimbangi juara bertahan Chelsea dengan skor 2-2 setelah sempat tertinggal dua gol lebih dulu. Midweek ini untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir mereka akan melakoni laga kandang di kompetisi dan Shakhtar jadi lawan mereka.

Berbekal rekor tak terkalahkan selama 45 laga di Seri A dan mental para pemainnya yang sedang bagus, Juve boleh optimistis bakal meraih tiga angka. Apalagi wakil Ukraina itu punya rekor buruk saat bertandang ke Italia, di mana selalu menelan kekalahan di empat laga terakhir dan kebobolan 17 gol serta hanya memasukkan dua gol.

Tapi bagi Chiellini laga nanti praktis tak akan berjalan mudah karena baginya duel itu adalah kunci bagi langkah timnya di Liga Champions musim ini. Sebab setelah menghadapi dua tim terkuat di grup E, Bianconeri "hanya" bertemu Nordsjaelland.

"Kami sadar laga besok (dinihari WIB nanti) adalah laga terpenting di grup, jadi kami berharap fans kami mememuhi stadion dan bahkan bisa membuat laga ini menjadi lebih spesial," ungkap Chiellini seperti dilansir Football Italia.

"Kami mendapat atmosfer spesial di London, tapi ini adalah laga kandang pertama kami di Juventus Stadium dan akan sangat menarik pastinya," sambungnya.

Boleh jadi laga kontra Shakhtar adalah krusial bagi Juve mengingat lawannya saat ini juga tengah mengecap rekor tak terkalahkan di 25 laga terakhir plus mereka punya sosok Mircea Lucescu, pelatih yang banyak makan garam di persepakbolaan Italia termasuk saat menangani Inter Milan.

"Kami akan menghadapi lawan yang sangat kuat dan kerap mengejutkan. Saat pengundian berlangsung, saya mendengar orang-orang bilang bahwa ini adalah grup mudah, di mana sebenarnya tak seperti itu."

"Shakhtar punya pemain yang bisa bermain di hampir semua klub Eropa. Kami harus merespek mereka. Meski begitu, kami yakin bisa bisa meraih kemenangan - bahkan jika kami harus tampil sangat hebat untuk meraihnya," pungkasnya.

Getafe Beri Mallorca Kekalahan Pertama

Hasil positif diraih Getafe saat melakoni laga kandang kontra Real Mallorca, di mana tim asal ibukota itu menang tipis 1-0 lewat gol Diego Castro sekaligus membuat Mallorca untuk pertama kalinya nihil poin.

Pada laga yang dihelat di Coliseum Alfonso Perez, Selasa (2/10) dinihari WIB, baik Getafe maupun Mallorca sama-sama bermain imbang 0-0 di babak pertama. Meskipun begitu Getafe masih menguasai jalannya laga dengan 72 persen ball possesion.

Sementara itu dari jumlah shots, Getafe juga unggul jauh dengan 23 dengan enam mengarah ke gawang, sementara Mallorca cuma 12 dengan empat on goal.

Gol yang ditunggu publik Alfonso Perez akhirnya tiba di menit 49 ketika tembakan menyusur tanah dari Diego Castro mengarahkan bola ke tiang jauh, tanpa bisa ditepis kiper Dudu Aouate. Pencetak assist-nya adalah Abdel Barrada.

Getafe coba mencari tambahan gol namun gagal dan Mallorca semakin tangguh dalam bertahan Ahasil skor 1-0 tetap bertahan hingga laga usai. Mallorca bermain dengan 10 orang setelah Ximo Navarro mendapat kartu merah di menit 11.

Setelah melalui pekan ke-6, Getafe di posisi ke-11 dengan tujuh poin sementara Mallorca turun ke posisi ke-5 dengan 11 poin. Kekalahan ini adalah yang pertama untuk Mallorca musim ini.

Shakhtar Siap Hadapi Tantangan di Juventus Stadium

Kubu Shakhtar Donetsk menyadari bahwa laga melawan Juventus bukan laga yang akan berjalan mudah. Meski demikian, mereka siap menghadapi Bianconeri yang akan bermain di hadapan para pendukungnya sendiri.

Juventus Stadium akan menggelar laga kedua Grup E antara Juve kontra Shakhtar, Rabu (3/10/2012) dinihari WIB. Sejauh ini, 'Si Nyonya Tua' punya catatan yang bagus kala bermain di kandang sendiri.

Di musim lalu, Juve memang meraih scudetto tanpa terkalahkan. Namun catatan mereka saat bermain di Juventus Stadium terbilang impresif. Sejak memakai stadion baru itu, Juve menang 18 kali dan seri tujuh kali dari 25 pertandingan di semua kompetisi.

Selain kuat di kandang, Andrea Pirlo dkk. juga menunjukkan start yang cukup bagus di Liga Champions musim ini meski sebelumnya absen di kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu selama beberapa tahun. Mereka mampu mengimbangi sang juara bertahan Chelsea di Stamford Bridge.

Fakta-fakta itulah yang membuat pelatih Shakhtar, Mircea Lucescu, menyebut laga ini tak akan mudah untuk timnya. Namun dia menyatakan bahwa Shakhtar tak gentar menghadapi tuan rumah.

"Kami tahu ini akan jadi laga yang sangat sulit karena Juve kembali ke Liga Champions setelah waktu yang lama dan mereka akan didukung 41.000 fans. Kami tahu permainan seperti apa yang mereka mainkan tapi itu tidak cukup hanya mengetahui itu," ucap Lucescu di situs resmi UEFA.

"Saat ini saya menilai Juve sebagai salah satu yang terbaik, jika bukan yang nomor satu di Eropa, jadi ini adalah tantangan bagi kami untuk menghadapi mereka."

"Dengan poin yang mereka dapat di London, Juve punya peluang terbaik di grup ini, tapi kami ingin menantang Juve dan Chelsea. Kami bermain sangat baik di kandang dan semoga kami bisa melakukannya juga di laga tandang," kata Lucescu.

Sunday, 30 September 2012

Bersama Juve, Pogba Ingin Jadi Pemain Terbaik Dunia

Paul Pogba mencanangkan ambisi besar bersama Juventus. Gelandang belia asal Prancis itu berharap La Vecchia Signora bisa menjadikannya pemain terbaik di jagat sepakbola.

Pogba adalah rekrutan baru Juve pada musim ini. Dia pindah secara cuma-cuma dari Manchester United. Di Turin, Pogba diikat kontrak berdurasi empat tahun.

Pogba diproyeksikan sebagai andalan di lini tengah jika kelak Andrea Pirlo pensiun atau pindah. Sejauh ini, dia sudah bermain di dua laga Seri A.

Dengan usianya yang masih 19 tahun, Pogba yakin masih bisa banyak berkembang sebagai seorang pesepakbola. Targetnya pun tidak main-main: bisa jadi pemain nomor satu di dunia.

"Juve bisa membantu saya untuk mewujudkan mimpi menjadi pemain terbaik di dunia," ucap Pogba dalam wawancara dengan RMC.

"Itulah target saya dan untuk melakukannya Anda perlu bermain untuk klub terbaik, seperti Juventus," sambungnya.

"Kompetisi untuk memperebutkan satu tempat di tim memang ketat, tapi saya ingin bermain 25 kali pada musim ini dan menjadi salah satu dari lima pemain muda paling top di muka bumi," kata Pogba.

Lazio Dukung Kejujuran Klose yang Menolak Golnya Disahkan Wasit

Presiden Lazio Claudio Lotito meminta timnya melupakan kekalahan mereka dari Napoli hari Rabu lalu dan mendukung kejujuran Miroslav Klose yang menolak golnya disahkan karena memakai tangan.

Tiga hari lalu Lazio kalah 0-3 di markas Napoli, dan itu merupakan kekalahan kedua beruntun mereka setelah memenangi tiga laga pertamanya di musim ini.

"Apa yang terjadi di San Paolo bisa terjadi pada siapa saja. Hasil ditentukan oleh macam-macam faktor. Kami kalah dan sekarang kembali ke bumi. Dengan pengorbanan, persatuan dan determinasi, kita bisa mencapai tujuan-tujuan kita," ucap Lotito kepada Calcio News24.

Pada pertandingan melawan Napoli tersebut, di menit keempat wasit meniup peluit pertanda terjadi gol di gawang tuan rumah. Namun ia kemudian memutuskan meniadakan gol tersebut karena si pembuatnya, Klose, mengakui memakai tangan untuk menyodok bola ke jala Morgan di Sanctis.

Sikap Klose yang menolak keputusan gol dari wasit itu mendapat berbagai reaksi. Pelatih Napoli Wakter Mazzarri tidak terlalu terkesan karena menganggap Klose sadar dirinya tertangkap kamera.

Namun komentar yang memuji lebih banyak, salah satunya bahkan dari Presiden FIFA Sepp Blatter.

"Bravo Miro Klose," tulis Blatter melalui akun twitter-nya. "Sikap Anda menunjukkan diri Anda sebagai juara dan pemain yang sebenarnya."

Pemain Inter asal Argentina, Esteban Cambiasso, juga memberi respek pada penyerang kawakan Jerman itu.

"Kita harus menyanjung kejujuran Klose. Kita harus menghormati sikapnya. Ini contoh untuk diikuti semua anak-anak."

Begitu pula Lotito. Dia angkat topi pada sporitivitas Klose walaupun “konsekuensinya” adalah Lazio gagal mendapatkan gol dan kemudian kalah di akhir pertandingan.

"Dia melakukan apa yang selalu ditekankan oleh klub ini, dan menghormati nilai-nilai olahraga," tukas presiden Biancocelesti itu.

Totti Merasa Aneh Lawan Juve Tanpa Del Piero

Akhir pekan ini, AS Roma akan menghadapi Juventus yang tak lagi diperkuat Alessandro Del Piero. Francesco Totti merasa tak biasa menghadapi Juve tanpa ada Del Piero.

Del Piero tak lagi berseragam Bianconeri setelah kontraknya tak diperpanjang oleh klub asal Turin itu. Dia kemudian melanjutkan kariernya di Sydney FC, Australia.

Pascahengkangnya Del Piero, Juve akan menjamu Roma di giornata 6, Minggu (30/9/2012) dinihari WIB. Totti, yang bisa dikatakan sebagai pesepakbola yang segenerasi dengan Del Piero, merasa aneh ketika harus melawan Juve yang tak lagi diperkuat kompatriotnya itu.

"Akan sedikit aneh memainkan laga Juventus-Roma tanpa Del Piero. Saya akan senang menghadapinya lagi jadi kami bisa pensiun bersama," ujar Totti kepada Roma Channel.

"Tak diragukan lagi Del Piero akan dirindukan oleh sepakbola Italia. Yang penting saya masih di sini," kelakar pesepakbola yang baru saja menginjak usia 36 tahun itu.

Totti menilai laga kontra Juve sebagai laga terpenting setelah derby. Karena itu, dia akan meminta rekan-rekannya untuk tampil maksimal.

"Tentu ada persaingan dengan Bianconeri dan itu normal. Bagaimanapun juga laga ini tidak seperti yang lainnya. Saya menempatkannya sebagai laga terpenting kedua setelah derby."

"Kami akan mencoba untuk menghadapinya dengan tanpa beban sehingga kami bisa tampil bagus," kata kapten Roma itu.

Inter Tak Akan Belanja Besar di Bursa Transfer Januari

Agar tak melanggar aturan Financial Fair Play, Inter Milan tak akan jor-joran di bursa transfer Januari mendatang. La Beneamata kemungkinan hanya akan melakukan sedikit perbaikan skuatnya.

Di bursa transfer musim panas, Inter sudah mengucurkan uang untuk membeli Rodrigo Palacio (10,5 juta euro), Samir Handanovic (11 juta euro), dan Alvaro Pereira (10 juta euro). Untuk Antonio Cassano, mereka tak mengeluarkan uang sepeser pun. Selain itu, mereka juga meminjam Matias Silvestre, Walter Gargano, dan Gaby Mudingayi.

Presiden Inter, Massimo Moratti, sudah cukup puas melihat materi pemain yang dimiliki klubnya saat ini. Kalau pun ada penambahan pemain di bulan Januari mendatang, jumlahnya tak akan terlalu signifikan.

"Bisa saja ada sedikit perbaikan, tapi klub harus memerhatikan keuangan dan menyeimbangkan kas, demi mematuhi aturan Financial Fair Play dan karena itu adalah hal yang tepat untuk dilakukan," ujar Moratti yang dikutip Football Italia.

"Terlepas dari pilihan yang kami miliki, saya pikir kalau Anda tak sepenuhnya memercayai apa yang Anda miliki, maka akan sulit untuk memercayai apa yang tidak Anda miliki," katanya.

"Saya pikir kami memiliki sesuatu yang penting di dalam skuat ini dan sebuah akademi muda yang terus memberi kami pemain-pemain berkualitas," tutur Moratti.