Kemenangan Lazio atas AC Milan tak kemudian membuat pelatih Vladimir Petkovic mau membahas peluang timnya meraih scudetto. Petkovic meminta Biancoceleste untuk tetap membumi.
Menjamu
Milan di Stadion Olimpico, Minggu (21/10/2012) dinihari WIB, Lazio
tampil impresif di awal. Mereka melesat dan unggul 3-0 berkat gol
Hernanes, Antonio Candreva, dan Miroslav Klose.
Setelah itu, Milan yang tersengat kemudian bangkit. Rossoneri bisa membalas, tapi cuma dua kali lewat Nigel de Jong dan Stephan El Shaarawy. Lazio pun menang 3-2.
Berkat
kemenangan ini, Lazio masih terus menguntit Juventus dan Napoli di
papan klasemen sementara Seri A. Mereka mengoleksi 18 poin dari delapan
pertandingan, terpaut empat poin dari Juve dan satu dari Napoli.
Meski timnya tetap konsisten di papan atas, Petkovic tak mau berpikir terlalu jauh, apalagi soal scudetto. Menurutnya, timnya masih punya banyak kekurangan.
"Ambisi kami tetap sama karena kemenangan ini tak mengubah apa pun," ucap Petkovic di Football Italia.
"Scudetto? Fans punya hak untuk memikirkan itu, tapi kami harus tetap menjejakkan kaki kami di bumi," lanjutnya.
"Kita
sudah melihat apa yang terjadi saat kami unggul 3-0. Setelah kebobolan
gol pertama, kami berhenti bermain. Kami juga lelah, Milan memberikan
tekanan kepada kami dan kami kebobolan gol-gol yang harusnya bisa kami
cegah. Gol Nigel de Jong terjadi karena tembok pertahanan tak berada
pada posisi yang pas," jelas pria asal Bosnia ini.
No comments:
Post a Comment